Timnas Indonesia mau tak mau harus menelan pil pahit karena gagal lolos dari babak semifinal Piala AFF U-19. Laga sengit antara Indonesia vs Australia tersebut berlangsung pada Kamis (11/6/2026) dengan kemenangan Australia.
Hal yang lebih mengecewakan adalah gol tunggal yang dilakukan oleh pemain Australia, Marcus Edward. Awalnya wasit menilai gol tersebut sebagai offside, tapi setelah melihat tayangan VAR, gol tersebut diloloskan.
Dengan sisa menit yang sangat minim, sulit bagi Timnas Indonesia mengejar ketertinggalan. Hingga peluit panjang bertiup, Indonesia secara resmi kalah dari Australia.
Baca Juga: Australia Berpeluang Tampil di Piala AFF 2026, Kompetisi Makin Menantang
Pengamat sepak bola, Gusnul Yakin, mengungkap apa yang harus Timnas Indonesia perbaiki ke depannya. Gusnul mengungkapkan masukan tersebut di akun kanal Youtube pribadinya pada Jumat (12/6/2026).
Menurutnya bagian pertahanan dan penyerang bisa dibuat lebih baik lagi. Dengan memastikan kedua aspek tersebut terjaga, Indonesia bisa tampil garang dalam kualifikasi Piala Asia U-19 2027 mendatang.
“Ini pelajaran berharga, Timnas U-19 itu belum sempurna,” jelasnya.
Baca Juga: Drawing Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Kemungkinan Berada di Grup Neraka
Apalagi di fase grup nanti, Indonesia lagi-lagi akan bertemu Australia. Sebagai juara bertahan, mengalahkan Australia tentu akan menjadi pekerjaan rumah yang besar.
Selain masalah pertahanan dan penyerangan, Gusnul juga menyebut Indonesia belum bisa main konsisten. Perlu ada kreativitas dalam permainan, sehingga pemain bisa lebih optimal saat menyerang.
Evaluasi dari Gagalnya Timnas Masuk Semifinal Piala AFF U-19
Walau gagal ke semifinal piala AFF U-19, ada sisi positif yang bisa diambil oleh Timnas Indonesia. Hal tersebut terlihat dari spirit pemain yang tinggi serta kondisi fisik tangguh.
Baca Juga: Gelandang Persib Eliano Reijnders Masuk Perhitungan John Herdman untuk Piala AFF 2026
“Semangat dan fisik kita luar biasa. Bisa jadi modal besar untuk lawan tim yang tangguh,” pujinya.
Dengan 2 modal tersebut, mengalahkan juara bertahan seperti Australia bisa lebih menantang. Sebab Indonesia tak hanya sekedar bertahan atau menyerang tanpa arah.
Gusnul yakin, ke depannya Timnas Indonesia bisa berkembang ke arah yang lebih baik. Ia meminta Nova Arianto selaku pelatih untuk membuat game plan yang lebih kuat, utamanya di bagian sisi tengah.
“Game plan bisa dioptimalkan, jadi peluang menang bertambah besar. Ini bisa Nova Arianto pertimbangkan,” tutupnya. (Revi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

3 hours ago
7

















































