harapanrakyat.com,- Tim nasional Maroko lolos ke 8 besar Piala Dunia 2026. Bagi masyarakat Desa Maroko, Kabupaten Garut, Jawa Barat, jelas ini capaian baik meski mereka tidak satu negara. Karena pencapaian tersebut, ribuan warga termasuk aparat Desa Maroko kompak masih terus mendukung skuad asuhan Mohamed Ouahbi, karena negaranya satu nama.
Baca Juga: Gagal ke Final Piala Dunia 2022, Timnas Maroko Tetap di Hati Warga Desa Maroko Garut
Maroko dengan sempurna lolos ke babak 8 besar setelah mengandaskan tuan rumah Kanada 3 gol tanpa balas. Di babak selanjutnya, The Atlas Lions sebutan timnas Maroko, akan menghadapi Mbappe cs alias Prancis.
Meski beda negara, namun bagi masyarakat Desa Maroko Garut, tentu ini menjadi kebanggaan. Karena negara asal Afrika tersebut satu nama dengan desa asal pelosok Garut.
Meski tak sedarah dengan Achraf Hakimi dan kawan-kawan, mereka tetap akan menjagokan tim kesayangannya. Timnas Prancis memang bukan tim kaleng -kaleng, karena negara tersebut bertabur bintang yang berlaga di klub elit Eropa. Bahkan, Prancis menjadi salah satu kandidat juara Piala Dunia edisi 2026 ini bersama Spanyol.
Baca Juga: Alasan Mengejutkan Pelatih Timnas Maroko Coret Sofiane Boufal di Piala Dunia 2026
Kepala Desa Maroko Garut Ajak Warga Doakan The Atlas Lions Tembus Semifinal
Kepala Desa Maroko, Mamun Nugraha menegaskan, masyarakat dan seluruh aparat desa memberikan doa dan dukungan penuh terhadap The Atlas Lions, jelang menghadapi Prancis pada 10 Juli 2026 nanti. Meski tak dapat hadir ke tribun penonton langsung, namun ribuan warga Maroko akan tetap menjadi pendukung setia.
“Kami seluruh warga Desa Maroko memberikan doa dan dukungan penuh untuk timnas Maroko. Semoga perjuangan di lapangan menghasilkan yang terbaik, dan melaju ke semifinal serta meraih gelar juara,” katanya Rabu (8/7/2026).
Lanjutnya menambahkan, bahwa semangat juang, disiplin, kerja keras dan pantang menyerah yang The Atlas Lions tunjukkan, menjadi inspirasi dan motivasi bagi anak-anak muda Desa Maroko. “Walau dipandang sebagai tim kuda hitam di setiap Piala Dunia, namun masyarakat Desa Maroko tetap yakin tim kesayangannya akan mampu mengatasi Prancis,” ujarnya.
Perlu diketahui, bahwa desa ini berada di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Daerah ini berada di pelosok atau wilayah terpencil yang dapat diakses dari pusat kota Garut dengan perjalanan 5 jam lebih.
Baca Juga: Alasan Hossam Hassan Menyilangkan Tangan ke Wasit Saat Argentina Kalahkan Mesir
Meski Desa Maroko berada di pelosok, namun masyarakat selatan Garut ini dikenal humanis, ramah, dan mudah bergaul. Mayoritas mata pencaharian mereka adalah petani, buruh, hingga menjadi pengrajin kearifan lokal. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

1 day ago
13

















































