Ikut Libur Sekolah, 55 SPPG di Pangandaran Berhenti Beroperasi

7 hours ago 11

harapanrakyat.com,- Sebanyak 55 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat akan menghentikan sementara aktivitasnya selama masa libur sekolah. Kebijakan tersebut berlaku mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026 sesuai arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Pangandaran, Gugun Wiguna, memastikan seluruh dapur SPPG yang sebelumnya sempat berhenti beroperasi kini telah kembali berjalan normal.

“Tidak ada kendala untuk bantuan pemerintah (banper). Beberapa yang sempat tutup sekarang sudah bisa beroperasi kembali,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (20/6/2026).

Baca Juga: Pemkab Pangandaran Siapkan Rp 1,5 Miliar untuk Perbaiki Drainase Pasar Tradisional

Menurut Gugun, penghentian sementara operasional SPPG bukan disebabkan masalah pendanaan maupun hambatan teknis dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan tersebut semata-mata mengikuti kalender pendidikan yang sedang memasuki masa libur sekolah.

“Karena saat ini memasuki suasana libur sekolah, aktivitas SPPG juga akan diliburkan sementara,” katanya.

Ia menjelaskan, penghentian sementara itu mengacu pada Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 yang mengatur jeda operasional SPPG mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026.

“Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan pimpinan di Badan Gizi Nasional yang menyesuaikan dengan kalender libur pendidikan,” jelasnya.

Gugun menegaskan, seluruh SPPG di Pangandaran wajib mengikuti ketentuan tersebut karena pelaksana di daerah hanya menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan secara nasional.

“Jadi penghentian sementara ini bukan karena ada masalah program atau bantuan pemerintah yang tidak cair,” tegasnya.

Kata Disdikpora Pangandaran soal SPPG Berhenti Beroperasi Sementara

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan sekolah-sekolah. Hal itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan lebih baik setelah masa libur berakhir.

“Alhamdulillah, koordinasi antara sekolah dan pihak SPPG saat ini mulai ada perbaikan,” ujarnya.

Baca Juga: Polisi Larang Warga Ambil Batu Bara Tumpahan Kapal Tongkang di Pangandaran

Dengan demikian, seluruh SPPG di Kabupaten Pangandaran akan menjalani masa jeda operasional selama tiga pekan dan kembali beraktivitas mengikuti dimulainya tahun ajaran baru pada pertengahan Juli mendatang. (Ala Heryana/R7/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |