Kasus hukum yang menyeret penyanyi Denada kini memasuki babak baru. Pemuda bernama Ressa Rizky Rossano melayangkan gugatan senilai Rp 13,65 miliar di Pengadilan Negeri Banyuwangi atas dugaan penelantaran anak. Langkah hukum ini ditempuh setelah pihak keluarga ibu angkat Ressa Rizky merasa kecewa dengan sikap Denada dan keluarganya selama dua dekade terakhir.
Konflik ini berakar dari tahun 2002, ketika Ressa yang masih berusia sepuluh hari diserahkan oleh keluarga Denada kepada seorang wanita bernama Ratih Puspita Dewi, di sebuah hotel di Surabaya.
Baca Juga: Mediasi Gagal, Pemuda Asal Banyuwangi Siap Bongkar Aib Masa Lalu Denada di Persidangan Terbuka
Ibu Angkat Ressa Rizky Rossano Ungkap Janji Manis Keluarga Denada
Kala itu, keluarga penyanyi tersebut menjanjikan akan menanggung seluruh kebutuhan sang bayi, termasuk pasokan susu.
Namun, Ratih mengungkapkan bahwa janji-janji manis tersebut tidak pernah terealisasi. Selama 24 tahun merawat Ressa, ia mengaku berjuang sendiri tanpa bantuan dari pihak Denada. Bahkan Ratih sempat menutupi status asli Ressa agar sang anak tidak merasa dibuang.
Meskipun rasa kecewa sudah bertumpuk, pemicu utama gugatan bernilai fantastis ini adalah insiden yang melibatkan adik Denada, Muhammad.
Ronald Armada, kuasa hukum Ressa, menjelaskan bahwa Ratih sebagai ibu angkat Ressa Rizky, sempat didatangi polisi dan disomasi terkait urusan mobil yang tidak ia pahami.
“Ibu ini didatangi polisi berseragam dan dilaporkan oleh adiknya Denada. Siapa anak yang tidak sakit hati melihat ibunya mendapat perlakuan seperti itu?” ujar Ronald dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Senin (26/1/2026).
Masalah mobil ini juga berkaitan dengan cicilan bulanan sebesar Rp 3,8 juta yang harus Ratih bayar selama empat tahun, meskipun mobil tersebut awalnya sebagai ‘pemberian’.
Baca Juga: Ini Dia Kewajiban Denada Terhadap Ressa Jika Terbukti Benar Anak Kandungnya
Komunikasi yang Terputus dan Kontak yang Diblokir
Ibu angkat Ressa Rizky juga membeberkan perlakuan kurang menyenangkan lainnya. Seperti saat ia harus menunggu di depan rumah Denada selama 3,5 jam hanya untuk meminjam KTP guna perpanjangan STNK.
Selain itu, pesan-pesan silaturahmi dan ucapan hari raya seringkali tidak mendapatkan balasan dari Denada.
Puncaknya, Ratih baru menyadari bahwa Denada sudah memblokir kontaknya saat ia ingin mengirimkan pesan mengenai masa depan Ressa. Padahal, pihak keluarga angkat menyatakan tidak pernah menuntut balas budi, melainkan hanya menginginkan komunikasi yang baik.
Tuntutan Permintaan Maaf dan Tantangan Tes DNA
Pihak ibu angkat Ressa Rizky Rossano menegaskan bahwa motivasi utama gugatan ini bukanlah soal uang, melainkan permintaan maaf dan pengakuan.
Baca Juga: Sound Lindungi Bilqis Viral di Media Sosial, Nama Ayu Ting Ting Kian Bersinar
Karena pihak Denada tiga kali mangkir dari proses mediasi, pihak Ressa menantang pembuktian ilmiah melalui tes DNA untuk memastikan status biologis secara hukum.
Di sisi lain, manajemen Denada melalui Risna Ories, menyatakan keprihatinan atas isu publik yang berkembang. Mereka menegaskan bahwa masalah ini merupakan ranah privasi keluarga, dan meminta waktu bagi Denada untuk menelaah perkara ini secara proporsional melalui tim pengacara.
Meskipun tengah berseteru secara hukum, Ressa mengaku masih menyimpan pesan singkat penuh kasih sayang dari Denada. Ressa pun menyatakan keinginannya untuk sekadar memeluk dan menghormati sang penyanyi. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

2 hours ago
4

















































