harapanrakyat.com,- Guna mengantisipasi maraknya siswa yang membolos saat jam pelajaran, pihak MTsN 7 Ciamis, Jawa Barat, melakukan langkah persuasif dengan mendatangi pemilik rental PlayStation (PS) yang berlokasi di sekitar lingkungan sekolah, Senin (26/01/2026).
Langkah mediasi ini diambil sebagai bentuk upaya kolaborasi antara pihak sekolah dan pelaku usaha, agar bersama-sama mendukung kedisiplinan serta kelangsungan pendidikan siswa.
Baca Juga: Lewat Kegiatan Pameran Exsis, SMAN 1 Ciamis Perkenalkan Kembali Kekayaan Budaya Jawa Barat
Kepala MTsN 7 Ciamis, Aep Saefullah menegaskan, kerjasama pihaknya dengan pemilik rental PS ini bertujuan untuk meminimalisir ruang gerak siswa yang berniat meninggalkan sekolah tanpa izin saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung.
“Tujuan kami bukan melarang usaha orang lain. Namun, demi kebaikan bersama, kami berharap pemilik rental bisa bekerjasama dengan tidak melayani siswa saat jam sekolah. Apalagi kami sering menerima aduan warga terkait adanya siswa yang asyik main PS. Padahal masih jam pelajaran,” kata Aep kepada harapanrakyat.com, Senin (26/1/2026).
Pihak MTsN 7 Ciamis Mengajak Pemilik Rental PS Bijak
Baca Juga: Ciamis Terapkan Jam Malam Pelajar, Bupati Herdiat: Untuk Anak-anak Betul Terdidik dan Berakhlak
Aep menjelaskan, ketersediaan layanan rental PS yang buka sejak pagi seringkali menjadi pemicu siswa tergoda untuk bolos.
Ia meminta para pengusaha lebih bijak dalam menyaring pelanggan, terutama yang masih mengenakan seragam sekolah.
“Intinya, silahkan buka usaha, bahkan sampai malam pun tidak masalah. Tapi mohon, kalau ada anak sekolah pakai seragam saat jam belajar, jangan dilayani. Jika perlu, pemilik PS bisa memberikan arahan atau langsung menghubungi sekolah agar perilaku bolos ini bisa kita tekan,” tambahnya.
Kesepakatan Melalui Surat Pernyataan
Berdasarkan pantauan di lapangan, pihak sekolah bergerak cepat setelah banyaknya laporan masyarakat. Sebelumnya, guru Bimbingan Konseling (BK) sudah sering melakukan razia. Namun, siswa kerap kembali membolos karena masih ada tempat yang memfasilitasi mereka.
Baca Juga: Kedapatan Main Game Lewat Jam 9 Malam, Sepuluh Pelajar di Sumedang Terjaring Razia
Guna memperkuat komitmen tersebut, jajaran guru BK serta pembina OSIS MTsN 7 Ciamis menuangkan hasil mediasi ini dalam bentuk surat keputusan bersama atau surat pernyataan.
“Hari ini kami datangi langsung pemilik warung PS. Melalui surat pernyataan ini, kami ingin ada komitmen nyata agar pengusaha ikut menjaga masa depan anak didik kami,” pungkas Aep Saefullah. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

18 hours ago
9

















































