Bahan Gamis Anti UV, Jangan Sampai Salah Pilih

1 day ago 11

Bahan gamis anti UV memiliki banyak keuntungan. Dengan bahan khusus, maka pengguna gamis bisa terhindar dari sinar UV jahat. Bahan gamis ini sudah banyak digunakan di Indonesia.

Baca Juga: Gamis Bahan Wollycrepe, Elegan dan Terasa Nyaman di Kulit

Para muslimah saat ini bisa lebih tenang dalam menjaga kulit mereka. Dengan bahan khusus, gamis yang digunakan sudah mampu melindungi kulit dari paparan sinar UV tinggi.

Melihat Karakteristik Bahan Gamis Anti UV

Gamis merupakan salah satu fashion item yang wajib dimiliki oleh para muslimah. Dengan gamis, para muslimah bisa bergaya dengan nyaman dan tetap sopan.

Saat ini tren gamis juga sudah semakin beragam. Siapa saja bisa mendapatkan gamis dengan model dan bahan berbeda, sesuai dengan preferensi mereka.

Banyak yang salah mengira bahwa gamis yang menutup kulit itu sama dengan melindunginya dari sinar UV. Namun, seringkali paparan sinar UV masih tembus ke dalam kulit meski bahan gamis sudah tebal.

Untuk itu, ada bahan anti UV khusus untuk para muslimah. Bahan gamis tersebut memang dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap sinar UV.

Bahan anti UV akan bekerja dengan cara menyerap dan memantulkan sinar UV tersebut. Ketika sinar UV mengenai kain anti UV, maka sebagian besar sinarnya akan terserap.

Dengan begitu, kulit di bawah gamis tidak akan terpapar langsung oleh sinar UV. Nantinya sinar yang diserap akan dipantulkan lagi sehingga benar-benar tidak dapat mencapai kulit.

Baca Juga: Gamis Bahan Moscrepe, Tampil Anggun dan Tetap Modis

Ada beberapa bahan anti UV yang mungkin tanpa sadar sudah para muslimah gunakan di gamis mereka. Untuk itu, pilihlah gamis yang tepat untuk melindungi kulit.

Memilih Gamis Anti Ultraviolet yang Tepat

Untuk yang ingin mendapatkan gamis unti sinar UV, maka perlu memperhatikan beberapa hal. Ada beberapa tips yang bisa para wanita terapkan sebelum membeli gamis.

Agar bisa memastikan bahan gamis anti UV, pertama bisa cek label UPF (Ultraviolet Protection Factor). UPF ini menjadi ukuran perlindungan kain terhadap sinar UV.

Semakin tinggi UPF pada label, maka akan semakin baik perlindungan yang penggunanya dapatkan. Pilihlah kain dengan label UPF 50+ jika ingin perlindungan yang maksimal.

Bisa juga perhatikan desain dan warna kain. Bahan anti UV tersedia dari beragam desain dan warna menarik, sebaiknya pilih warna gelap seperti hitam, coklat, atau biru tua untuk perlindungan lebih efektif.

Terakhir, pilih jenis kain yang tepat. Kain gamis yang anti ultraviolet umumnya berbahan polyester, neon, hingga katun dengan teknologi khusus. Beberapa jenis kain anti UV populer adalah Kain Ateefa Anti UV, Kain Maheer Anti UV dan Kain Nadeem Anti UV.

Merawat Gamis Anti Ultraviolet

Setelah mendapatkan gamisnya, pengguna harus merawat dengan baik. Jangan sampai kain anti UV cepat rusak dan akhirnya harus membeli baru.

Cuci gamis dengan benar menggunakan deterjen lembut. Hindari menggunakan pemutih dan gunakan air dingin suhu rendah agar kualitasnya tetap terjaga. Air dengan suhu terlalu panas lama-kelamaan bisa merusak lapisan gamis.

Umumnya gamis anti sinar ultraviolet akan kaku setelah kering. Supaya tetap lembut juga nyaman saat digunakan, sebaiknya rendam ke dalam air menggunakan pelembut pakaian beberapa menit sebelum proses pengeringan.

Baca Juga: Bahan Gamis yang Adem dan Jatuh, Bikin Nyaman Seharian

Dengan begitu, bahan gamis anti UV bisa tahan lebih lama karena kualitas kainnya yang lebih terjaga. Bahan gamis anti UV sudah banyak beredar di pasaran. Bahkan para muslimah bisa membeli gamis jenis ini melalui e-commerce, namun pastikan tokonya terpercaya dan tidak overclaim. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |