Baznas dan Dinsos P3A Kota Banjar Jelaskan Soal Anggaran Penanganan ODGJ

19 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjar, Jawa Barat, memastikan tidak ada pengurangan anggaran bantuan untuk dukungan penanganan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).

Ketua Baznas Kota Banjar, Undang Munawar mengatakan, selama ini pihaknya telah berkontribusi memberikan dukungan untuk membiayai penanganan ODGJ yang menjalani rehabilitasi atau pengobatan.

Jumlah nilai bantuan Rp 600 ribu per bulan. Adapun jumlah ODGJ yang mendapat bantuan pembiayaan sebanyak 21 orang. Baik ODGJ yang tengah menjalani perawatan di yayasan maupun di rumah.

Baca Juga: Balita Terlantar karena Orang Tua Tak Mampu, Dinsos P3A Kota Banjar Alihkan Perwalian

Baznas Kota Banjar Soal Pengurangan Anggaran Penanganan ODGJ

Adapun terkait informasi berkurangnya dukungan anggaran dari semula Rp 600 ribu per bulan menjadi Rp 450 ribu, belum ada rencana untuk mengurangi dukungan anggaran untuk pembiayaan ODGJ tersebut.

“Dukungan dari kami untuk penanganan ODGJ itu sudah berjalan lama. Kemudian ada istilah menurunkan dari Rp 600 menjadi 450, itu belum ada rencana kebijakan itu,” terang Undang kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Lanjutnya menegaskan, kalaupun misalnya ada penghentian pembiayaan, hal itu dalam rangka penertiban administrasi agar ke depan yang Baznas tangani hanya ODGJ yang secara administrasi merupakan warga Banjar.

Menurutnya, meski ODGJ juga manusia dan membutuhkan penanganan, namun pihaknya ingin memprioritaskan ODGJ yang secara administratif merupakan warga Banjar. Sehingga anggaran yang ada lebih efektif.

Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Banjar, terkait anggaran penanganan ODGJ yang selama ini sudah berjalan tersebut.

“Nah, kami ingin ODGJ yang menerima bantuan itu yang memiliki administrasi warga Banjar. Kalau tidak begitu, kami khawatir setiap ada ODGJ yang datang ke sini nanti dibantu juga oleh Baznas,” kata Undang.

Baca Juga: Relawan di Kota Banjar Prihatin Tak Ada Lagi Dukungan Anggaran Penanganan ODGJ

Dinsos Tak Punya Anggaran Khusus untuk ODGJ

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Kota Banjar, Hani Supartini mengatakan, bantuan anggaran dari Baznas itu untuk biaya kebutuhan hidup pasien ODGJ yang tengah menjalani pengobatan di panti rehabilitasi.

Karena pihaknya tidak memiliki anggaran khusus buat jaminan biaya hidup untuk penanganan ODGJ yang tengah menjalani pengobatan di yayasan atau panti rehabilitasi.

Biaya hidup untuk pasien ODGJ yang tengah menjalani pengobatan sebesar Rp 600 ribu per bulan. Saat ini jumlahnya ada sebanyak 21 ODGJ.

“Dukungan dari Baznas itu untuk biaya hidup selama menjalani rehabilitasi. Kalau dari kami tidak ada anggaran khusus untuk itu. Kecuali untuk mereka yang disabilitas keterbelakangan mental,” terang Hani.

Lanjutnya mengatakan, selama ini pasien ODGJ yang mendapat penanganan beberapa kondisinya dapat membaik. Jadi dukungan anggaran tersebut sangat membantu.

Baca Juga: Seorang Warga Diduga ODGJ Mengamuk dan Bacok 4 Orang di Panawangan Ciamis, Satu Tewas

Hani menambahkan, pasien ODGJ yang mendapat penanganan rehabilitasi juga berdasarkan asesmen. Sebelumnya pasien tersebut telah menjalani pemeriksaan medis oleh rumah sakit atas kerjasama dengan Dinas Kesehatan.

“Nanti kami akan agendakan pertemuan untuk koordinasi dengan Baznas guna membahas permasalahan anggaran untuk penanganan ODGJ ini,” pungkasnya. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |