Berangkat dari Aduan Warga, Polisi Amankan Truk Diduga ODOL di Pangandaran

1 week ago 24

harapanrakyat.com,- Berangkat dari aduan masyarakat, jajaran Polsek Cimerak, Polres Pangandaran mengamankan sejumlah truk yang diduga over dimension overloading (ODOL) di wilayah Desa Batumalang, Kecamatan Cimerak.

Aduan tersebut disampaikan warga setelah truk pengangkut kayu diduga beberapa kali menyangkut kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) dan kabel listrik rumah warga hingga mengakibatkan lampu tidak menyala selama beberapa hari.

Kapolsek Cimerak Iptu Sova Maulana mengatakan, pihaknya menindaklanjuti laporan warga dengan melakukan pengamanan terhadap truk yang diduga ODOL tersebut.

Baca juga: Dinkes Pangandaran Pastikan Belum Ada Warga Terjangkit Penyakit Superflu, Puskesmas Diminta Siaga

“Ya, sudah kami amankan. Beberapa waktu lalu ada laporan truk pengangkut kayu yang menyangkut kabel PJU dan kabel ke rumah warga di Desa Batumalang,” kata Sova, Kamis 15 Januari 2026.

Penertiban Truk ODOL di Pangandaran

Menurutnya, kejadian serupa sudah terjadi berulang kali dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Atas dasar itu, Polsek Cimerak mengambil langkah pengamanan dan berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Pangandaran.

“Ini sudah beberapa kali terjadi. Tadi juga ada warga yang kembali mengadu ke Polsek Cimerak. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pangandaran, dan hasil pengamanan langsung dilimpahkan ke Satlantas,” jelasnya.

Sementara itu, warga Desa Batumalang, Abdul Karim, membenarkan bahwa pihaknya telah melaporkan aktivitas truk diduga ODOL tersebut ke kepolisian. “Kemarin, Senin (11/1), ada truk pengangkut kayu yang menyangkut kabel PJU dan kabel rumah tetangga kami,” paparnya.

Baca juga: 166 Pejabat Pangandaran Dirotasi Mutasi, Bupati Tekankan Kejujuran dan Profesionalitas

Ia menyebutkan, kejadian itu sudah terjadi hingga tiga kali dan menyebabkan lampu PJU serta lampu rumah warga tidak menyala. “Lampu PJU sampai sekarang belum menyala karena kabelnya terputus. Kalau kabel ke rumah warga sudah diperbaiki,” katanya.

Abdul Karim mengapresiasi langkah cepat polisi dalam menindaklanjuti laporan warga. Ia berharap aktivitas angkutan kayu tetap memperhatikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. “Kami tidak bermaksud mengganggu para pengangkut kayu, tapi mereka juga harus ramah dan tertib dalam beraktivitas, jangan sampai warga yang menjadi korban,” ujarnya. (Kiki/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |