Bukan Editan! Inilah Gunung Berwajah Manusia Cukup Bikin Geger Dunia

13 hours ago 7

Fenomena gunung berwajah manusia cukup menjadi berita menarik dan memancing rasa ingin tahu banyak orang. Sebagian orang memandang sebagai kebetulan dari geologi, namun ada juga yang mengaitkannya dengan mitos kuno. Bahkan sampai ke teori peradaban yang sudah hilang ditelan Bumi. Paling penting, gunung yang disebut punya wajah raksasa ini bukanlah lukisan atau pahatan dari manusia. Akan tetapi, hasil dari jutaan bahkan puluhan juta tahun karena pelapukan, erosi, dan pareidolia.

Baca Juga: Jinlin Crater di China, Tumbukan Holosen Terbesar di Bumi Berdiameter 900 M

Gunung Berwajah Manusia dengan Bentuk Dramatis

Pareidolia sendiri menjadi imajinasi visual dari manusia. Menurut kacamata dari pop-sains, fenomena tersebut terjadi tak hanya karena bentuknya yang dramatis. Akan tetapi, begitulah cara alam dengan kreatif mengukir dirinya sendiri. Beberapa terlihat punya bentuk halus dan sangat realistis. Nah, hal tersebut dapat memicu debat antara sejarawan, ilmuwan bahkan para pecinta misteri.

Old Man di Gunung New Hampshire

Gunung berwajah manusia pertama ini merupakan tebing granit dengan tinggi sekitar 12 meter. Gunung ini menampilkan adanya profil dari wajah pria tua yang begitu terlihat jelas. Lengkap adanya dahi, hidup yang panjang, dagu, dan juga bibir. Beberapa sumber mengatakan bahwa hal tersebut merupakan hasil erosi yang telah terjadi selama ribuan tahun lalu. Erosi itu terjadi pada celah bebatuan granit tersebut.

Ikon gunung tersebut pun menjadi penting secara budaya. Akhirnya menjadi simbol untuk negara wilayah New Hampshire. Sumber dari New Hampshire Magazine pun turut menyebut kalau hal itu menjadi fenomena geologi yang cukup dikenang setidaknya di wilayah Amerika. Akan tetapi, nahasnya di tahun 2023 lalu struktur gunungnya runtuh karena cuaca ekstrem dan struktur batunya pun melemah.

Meski runtuh, namun dokumentasi dari gunung dengan wajah manusia itu masih bisa siapa pun lihat di museum lokal. Itu berupa foto dan pemodelan 3D menarik. Ahli geologi pun turut menjelaskan kalau bentuk dari Old Man merupakan perumpamaan klasik pareidolia alam. Sejatinya terbentuk dari struktur retakan batuan granit yang kemudian terekspos erosi.

The Badlands Guardian

Selanjutnya, gunung berwajah manusia di Alberta ini punya tampilan biasa saja jika dilihat dari permukaan tanah. Akan tetapi, bilamana pengunjung lihat dari udara lewat citra satelit Google Earth, maka akan terlihat bentuk kepala manusia. Itu lengkap dengan adanya penutup kepala seperti suku Indian. Adanya fenomena tersebut pertama kali viral di tahun 2006 lalu tanpa sengaja.

Baca Juga: Masa Polar Night, Malam Panjang di Kutub dan Proses Terjadinya

Bersumber dari The Sydney Morning, bentuk dari wajah tersebut karena erosi oleh angin dan hujan. Kemudian membentuk adanya lekukan lembah serta timbunan dari tanah liat. Sedangkan garis alami tersebut mampu menciptakan adanya ilusi dari kontur wajah yang begitu simetris.

Selain itu, hal menariknya ialah terlihat ada bentuk seperti earphone padahal hanya sebuah jalur pipa minyak yang secara kebetulan melintasi gunung tersebut. NASA pun turut menyebut kalau The Badlands Guardian ini jadi salah satu fenomena terbaik gunung berwajah manusia yang tercipta karena interaksi secara acak, baik dari aspek geologi dan juga aktivitas manusia.

Pedra da Gavea

Pedra da Gavea ini merupakan batu monlis berukuran raksasa dengan tinggi 842 meter. Gunung di wilayah Rio de Janeiro, Brazil, ini punya struktur wajah lengkap seperti mata, hidung dan ada rahangnya. Beberapa sumber mengatakan kalau bentuk tersebut sebenarnya murni karena bencana. Bencana tersebut yakni diferensiasi erosi antara bebatuan gneiss dan juga granit yang punya ketahanan tidak sama.

Akan tetapi, sejak abad ke-19, ada beberapa peneliti amatir dan juga pecinta misteri mengaitkan fenomena relief wajah itu dengan peradaban Fenisia. Nah, teori itu pernah ditinjau oleh seorang peneliti skeptis. Ia menekankan kalau tidak ada bukti arkeologis dari peradaban Fenisia yang pernah tiba di wilayah Brazil.

Kendati dari sisi ilmiah menolak teori tersebut, namun bentuknya sangat realistis sehingga mampu mengundang kekaguman. Para pendaki yang tiba di puncak tersebut pun menyebut kalau wajah tersebut terlihat semakin jelas apabila matahari sudah mulai condong. Fenomena gunung itu menciptakan bayangan alami di sebuah celah batu dan akhirnya menjadi pahatan raksasa.

Baca Juga: Tabrakan Bumi dan Theia, Disinyalir Jadi Pemicu Terbentuknya Bulan

Gunung berwajah manusia di atas mampu menunjukkan kalau Bumi merupakan seniman yang bekerja tanpa adanya niat untuk menciptakan seni. Terjadinya erosi, retakan, cahaya dari matahari, serta pandangan manusia tampak menyatu sehingga membentuk relief raksasa. Fenomena gunung berwajah manusia ini membuat banyak orang tertarik. Bahkan membuat dunia jadi tampak lebih hidup, personal, dan semakin penuh misteri. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |