harapanrakyat.com,- Belakangan ini, publik heboh dengan peredaran video viral yang mengklaim adanya temuan puluhan rekening luar negeri milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Narasi tersebut menyebutkan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan adanya 32 rekening asing yang Jokowi gunakan untuk menyembunyikan harta hasil korupsi.
Namun, sebelum Anda terpancing oleh informasi yang provokatif ini, mari kita simak penelusuran fakta sebenarnya agar tidak terjebak dalam disinformasi.
Narasi yang Beredar di Medsos: Temuan 32 Rekening Luar Negeri Milik Jokowi
Klaim ini bermula dari unggahan di kanal YouTube “Ruang Baru” dan akun Facebook “Mini Kawo” pada Kamis, 8 Januari 2026. Dalam konten tersebut menyebutkan bahwa Purbaya bersama Faisal Assegaf (Ketua Progres 98) secara terbuka menuding Jokowi dan Iriana memiliki simpanan di bank asing senilai 8 juta dolar AS.
Video itu juga membangun opini bahwa dana fantastis tersebut sengaja Jokowi sembunyikan. Karena tidak tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), maupun dokumen resmi KPU.
Hingga Kamis, 22 Januari 2026, konten menyesatkan ini telah ditonton 90 ribu kali lebih. Serta mendapatkan lebih dari 1.100 like warganet.
Penelusuran Fakta: Apa Benar Ada Rekening Tersembunyi?
Berdasarkan investigasi Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan beberapa poin penting yang membuktikan bahwa klaim puluhan rekening luar negeri milik Jokowi tersebut adalah hoaks atau berita bohong:
Baca Juga: [CEK FAKTA] Viral Klaim TNI akan Audit Dana Desa Terindikasi Korupsi, Benarkah?
1. Manipulasi Konteks Video: Video dalam unggahan tersebut sebenarnya adalah potongan video lama yang membahas prospek investasi di Indonesia. Pernyataan asli Purbaya sama sekali tidak berkaitan dengan tuduhan korupsi atau kepemilikan rekening asing oleh Presiden Jokowi.
2. Hasil Audit KPK dan PPATK: Isu mengenai rekening luar negeri atas nama Jokowi dan istrinya sebenarnya adalah isu lama yang sudah pernah ada klarifikasinya. Penelusuran resmi yang KPK bersama PPATK lakukan juga menegaskan bahwa tidak menemukan adanya rekening atas nama Jokowi di luar negeri.
3. Ketiadaan Bukti Sah: Narasi yang disebarkan tidak menyertakan dokumen kredibel, sumber resmi. Maupun pernyataan dari lembaga penegak hukum yang sah. Segala tuduhan dalam video tersebut murni merupakan konten buatan (fabricated content) yang dimanipulasi untuk mencari sensasi publik.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Vasektomi Jadi Syarat Bansos di Jawa Barat? Simak Kebenarannya!
Kesimpulan: Konten Palsu dan Menyesatkan
Dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebut Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap 32 rekening luar negeri milik Jokowi adalah SALAH.
Informasi ini masuk dalam kategori konten palsu untuk menyesatkan masyarakat dengan narasi yang tidak berdasar fakta.
Sebagai pengguna media sosial yang bijak, sangat penting untuk selalu mewaspadai konten video tanpa sumber jelas. Serta melakukan verifikasi melalui media arus utama yang kredibel sebelum membagikan informasi sensitif. Pastikan setiap tuduhan terhadap pejabat publik selalu berdasarkan pada bukti hukum yang kuat dan konfirmasi resmi dari institusi terkait. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

6 days ago
22

















































