Dedi Mulyadi Tanggapi Aduan Warganet Soal Gorong-Gorong di Kali Sepak Bekasi

6 days ago 19

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM menanggapi aduan warganet soal adanya gorong-gorong di aliran Kali Sepak di Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi. Keberadaan gorong-gorong tersebut diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayah Kali Gabus beberapa waktu lalu.

Dalam video yang beredar, seorang warga menjelaskan bahwa Kali Sepak telah mengalami proses normalisasi dan pelebaran alur sungai. Namun, ia mengungkap masih terdapat sejumlah gorong-gorong berukuran sempit di sepanjang aliran sungai.

Adanya gorong-gorong itu dinilai menghambat aliran air, terutama saat debit air meningkat akibat hujan deras. Kondisi ini berpotensi menimbulkan genangan dan banjir di kawasan hilir Kali Gabus.

“KDM harus tahu, menurut salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, gorong-gorong yang berada di aliran Kali Sepak yang merupakan hilir dari Kali Gabus ini bisa jadi salah satu penyebab banjir Kali Gabus beberapa hari yang lalu,” ujar akun TikTok @naf_inamoto, dikutip Kamis (22/01/2026).

Pengunggah video kemudian menjelaskan bahwa sebenarnya upaya normalisasi sungai sudah pernah dilakukan sebelumnya. Upaya tersebut memberikan dampak positif terhadap pelebaran aliran sungai.

Namun, hasil tersebut menjadi kurang maksimal akibat adanya hambatan di titik tertentu. Termasuk karena adanya gorong-gorong kecil bekas pembangunan proyek tol.

“Di aliran Kali Sepak ini ternyata ada gorong-gorong berukuran sempit, ada dua hingga tiga gorong-gorong bekas pembangunan proyek tol,” imbuhnya.

Baca Juga: KDM Sampaikan Duka atas Tragedi Tambang Bogor Renggut 9 Nyawa, Serukan Sadar Jaga Lingkungan

Respon Gubernur Dedi Mulyadi Terkait Aduan Warganet soal Gorong-Gorong di Aliran Kali Sepak Bekasi

Menanggapi aduan yang tersebut, KDM merespon melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya @dedimulyadiofficial. Ia mengatakan akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.

“Terima kasih atas informasinya ya. Dalam waktu tidak terlalu lama kami akan segera membongkar bangunan, jembatan, gorong-gorong kecil yang ada di Kali Sepak,” kata KDM.

KDM menegaskan komitmennya sebagai Gubernur Jabar ia akan melakukan apapun demi menjaga kenyamanan masyarakat.

“Apapun akan kami lakukan demi menjaga kenyamanan masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ungkap Utang BUMN ke Bank BJB yang Mencapai Triliunan Rupiah 

Dalam unggahan video tanggapan Dedi Mulyadi tersebut, warganet ramai memberikan komentar. Warganet juga menyampaikan kondisi nyata di wilayah aliran Kali Sepak, sekaligus harapan agar penanganan banjir dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Kali gabus juga skrg banyak sampah lagi, liat di vt2 sebelah,” komentar akun @HI***.

Penyebab Lain Banjir Selain Gorong-Gorong di Kali Sepak Bekasi

Selain gorong-gorong, ada pula warganet yang mengungkapkan bahwa terdapat jembatan rendah di kawasan perumahan turut menghambat aliran air.

“Sebelum gorong2 itu juga ada jembatan perumahan taman leticia2 sangat rendah jembatannya, posisinya pas depan rumah rurah bunibakti sampah dan air mandek di situh,” komentar akun @Muh***.

Warganet lain mengatakan masih banyak saluran air yang belum dinormalisasi, karena lumpur yang menumpuk membuat air mudah meluap meskipun hujan tidak terlalu deras.

“Memang masih banyak saluran air bkn cuma sungai aja yg blm di normalisasikan saluran got2 besar masih tinggi volume lumpurnya jd hujan sebentar aja air sdh tumpah ruah,” komentar akun @Su***.

Tak hanya itu, terdapat warganet lain yang berharap penanganan tidak hanya fokus pada hulu, tetapi juga pada bagian hilir agar banjir tidak kembali terulang di masa depan.

Baca Juga: Kabar Gembira! Gubernur Dedi Mulyadi Umumkan Jawa Barat Peringkat Pertama Investasi

“Meskipun sudah di normalisasi kalau tempat aliran terakhir kali gabus gak di rawat ya sama aja akan terjadi banjir lagi dan semogah kdm menata dan menormalisasi hilir kali gabus menjadih lebih bagus,” komentar akun @El***. (Erna/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |