Dikira Boneka, Penemuan Mayat Pria di Sungai Cipamulihan Garut Ternyata Warga Sirnagalih yang Sempat Hilang

3 hours ago 4

harapanrakyat.com,- Penemuan sesosok mayat pria mendadak menggemparkan warga Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Jenazah tersebut ditemukan di aliran Sungai Cipamulihan oleh warga sekitar yang hendak bekerja di sawah. Tim Inafis Polres Garut telah mengevakuasi jenazah guna pemeriksaan luar.

Mayat pria tersebut bernama Hendrik Maulana (25), warga Desa Sirnagalih, tepatnya Kampung Cikohkol, Kecamatan Bayongbong, Garut. Korban sebelumnya sempat dinyatakan hilang terbawa hanyut air sungai sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Baca Juga: Nyaris Dijadikan PL di Kalimantan, Dua Gadis Garut Diselamatkan Polisi

Kronologi Penemuan Mayat Pria di Sungai Cipamulihan Garut

Jenazah Hendrik Maulana ditemukan oleh warga sekitar yang hendak bekerja di sawah bernama Akung (57). Awalnya Akung mengira itu adalah sebuah boneka, tapi setelah ia dekati ternyata jasad manusia.

Baca Juga: Warga Banyuresmi Garut Geger, Mayat Pria Misterius Ditemukan Tertutup Sampah di Selokan Kering

“Penemuan bermula saat seorang saksi bernama Akung (57), sedang bekerja di area sawah miliknya. Awalnya saksi mengira objek tersebut merupakan sebuah boneka. Namun setelah didekati, saksi menyadari bahwa objek tersebut adalah sesosok mayat yang tersangkut di bebatuan sungai,” kata Ipda Adi Susilo, Kasi Humas Polres Garut, Selasa (20/1/2026).

Usai mengetahui identitas korban, polisi lalu menghubungi pihak keluarga. Ternyata korban sebelumnya dinyatakan hilang dan tidak pulang ke rumah sejak Senin (19/1/2026) kemarin.

“Informasi dari keluarga yang bersangkutan dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Sempat melakukan pencarian oleh Polsek Bayongbong dan tim SAR,” tambahnya.

Baca Juga: Warga Temukan Mayat Bayi Baru Lahir Mengambang di Sungai Cigarunggang Kawali Ciamis

Saat ini petugas gabungan telah berhasil mengevakuasi jenazah korban. Tim Inafis Polres Garut juga telah melakukan pemeriksaan luar jenazah. Namun, karena keluarga korban menolak otopsi maka jenazah langsung dikembalikan kepada keluarga untuk langsung dikebumikan.

“Pihak keluarga korban menyatakan menolak autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan otopsi. Saat ini, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman,” tutupnya. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |