Dinkes Pangandaran Pastikan Belum Ada Warga Terjangkit Penyakit Superflu, Puskesmas Diminta Siaga

2 weeks ago 29

harapanrakyat.com,- Hingga saat ini belum ada laporan terkait masuknya penyakit superflu ke wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Pangandaran, Yadi Sukmayadi. Ia mengatakan, pihak medis belum menerima laporan adanya warga Kabupaten Pangandaran yang terjangkit penyakit tersebut.

Meski situasi masih terpantau aman, namun Dinas Kesehatan telah mengambil langkah preventif dengan menerbitkan surat edaran ke setiap Puskesmas.

Baca Juga: Deteksi Dini Penyakit, Program Cek Kesehatan Gratis Pemerintah Sasar Puluhan Ribu Pelajar di Pangandaran 

“Sampai saat ini belum ada, kita sudah buat surat edaran ke tiap Puskesmas untuk terus waspada,” kata Yadi, Rabu (14/1/2026).

Menurutnya, hal ini dilakukan agar seluruh jajaran tenaga kesehatan tetap waspada terhadap gejala Superflu yang mungkin muncul di tengah masyarakat.

Cegah Penularan Penyakit Superflu, Dinkes Pangandaran Imbau Warga Terapkan PHBS

Ia pun menjelaskan, gejala penyakit flu tersebut memang tidak lebih berbahaya dari Covid-19. Namun, dampaknya terasa lebih berat daripada flu biasa. Salah satu hal yang perlu masyarakat waspadai adalah kecepatan penyebarannya yang melampaui flu pada umumnya.

Baca Juga: Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Super Flu di Sumedang, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Yadi mengimbau masyarakat untuk memperkuat sistem imun, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) guna menangkal penularan.

Penerapan PHBS sangat efektif agar masyarakat tidak mudah terjangkit berbagai penyakit, termasuk superflu. “Tidur cukup, olahraga rutin, banyak minum air putih, dan atur pola makan,” katanya.

Yadi berharap dengan kewaspadaan dini, penyakit superflu tidak akan masuk ke wilayah Kabupaten Pangandaran. “Mudah-mudahan penyakit tersebut tidak masuk ke Pangandaran,” ucapnya.

Baca Juga: Tim SARI RSHS Bandung Benarkan Ada 10 Orang yang Terpapar Superflu di Jawa Barat

Munculnya pemberitaan mengenai Superflu di berbagai media mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Banyak warga yang membayangkan bahwa risiko penularan Superflu serupa dengan virus Corona (Covid-19) yang sempat mewabah luas.

Salah seorang warga, Dedah Jubaedah (28), mengaku merasa takut setelah mendengar informasi tersebut. “Ya bayangan saya penyakit itu sama kaya Corona (Covid-19). Takut juga nanti banyak yang tertular,” ungkapnya. (Ala/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |