Dorong Produktivitas Petani, Pemkab Sumedang Kucurkan Rp 12,5 Miliar untuk Pertanian

2 weeks ago 26

harapanrakyat.com,- Pemkab Sumedang memperkuat sektor pertanian dengan menyalurkan bantuan senilai Rp 12,5 miliar ke Kecamatan Ujungjaya, Jawa Barat. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, Rabu (14/1/2025), sebagai upaya mendukung ketahanan pangan daerah.

Bantuan berupa alat dan mesin pertanian, bibit dan juga benih unggul serta pendukung irigasi guna meningkatkan produktivitas petani.

Bupati Dony menegaskan modernisasi pertanian merupakan langkah strategis untuk mempercepat proses tanam hingga panen sekaligus menekan biaya produksi petani.

Baca Juga: Bupati Sumedang: UMKM Naik Kelas Bukan Sekadar Urusan Omzet

“Bantuan ini merupakan ikhtiar bersama agar pertanian di Ujungjaya semakin maju, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pada sektor alsintan, Pemkab Sumedang menyalurkan 10 unit rotavator dengan nilai Rp 4 miliar. Lalu 12 unit combine harvester Rp 4,8 miliar. Kemudian empat unit traktor roda empat Rp 1,6 miliar, serta empat unit irigasi perpompaan sebesar Rp 500 juta.

“Sejumlah kelompok tani, seperti Kelompok Tani Sri Mekar Jaya dan Mulyasari, menjadi penerima manfaat untuk menunjang pengolahan lahan hingga masa panen,” ucapnya.

Baca Juga: Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Seribu Pohon Sengon Ditanam di Sumedang

Tak hanya itu, dukungan juga diberikan melalui program perbenihan. Petani Ujungjaya menerima 2.102 bibit mangga Gedong Gincu dari program HDDAP, 1.275 kilogram benih jagung bantuan APBD Provinsi Jawa Barat. Termasuk bantuan 26.175 kilogram benih padi yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumedang.

Sumedang Bangun dan Rehabilitasi Irigasi Rp 64 Miliar untuk Dukung Pertanian

Menurut Bupati Dony, bantuan ini terintegrasi dengan program perbaikan infrastruktur pertanian lainnya di Sumedang. Pemda saat ini tengah membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi dengan total anggaran mencapai Rp 64 miliar untuk menjamin ketersediaan air hingga musim tanam kedua dan ketiga.

“Lahan tersedia, air tersedia, alat dan benih juga tersedia. Tinggal bagaimana semangat dan kerja bersama petani untuk meningkatkan hasil panen,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan lahan pertanian, khususnya sawah yang telah dilindungi sebagai bagian dari kebijakan ketahanan pangan nasional. Petani diminta tidak mudah mengalihfungsikan atau menjual lahan produktif.

Baca Juga: Pemkab Sumedang Siapkan Bantuan Pupuk dan Pestisida untuk Petani Tembakau

Ke depan, Ujungjaya diharapkan mampu menjadi kawasan percontohan pertanian Sumedang dengan dukungan akses pasar yang lebih luas. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan pangan program MBG dan pasar regional lainnya.

“Pertanian Sumedang harus dikelola secara menyeluruh. Jika sektor ini kuat, desa akan maju dan manfaat ekonominya bisa dirasakan hingga ke perkotaan,” pungkasnya. (Aang/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |