DPMPTSP Ciamis Optimis Program Makan Bergizi Gratis Dongkrak Investasi dan Ekonomi Lokal

2 weeks ago 38

harapanrakyat.com,- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, optimis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal menjadi motor penggerak baru bagi laju pertumbuhan investasi dan ekonomi lokal.

Kepala DPMPTSP Ciamis, Eka Oktaviana, mengungkapkan bahwa iklim investasi di Ciamis pada tahun 2025 menunjukkan tren positif. Hal ini dipicu oleh adanya intervensi program pemerintah pusat tersebut yang diyakini mampu meningkatkan ekonomi secara menyeluruh, khususnya di sektor investasi.

Baca juga: Komisi D DPRD Ciamis Ingatkan SPPG Dapur MBG Tidak Bermain Harga Kebutuhan Pokok

“Ketika program MBG ini berjalan secara masif, kebutuhan komoditas akan melonjak tajam, terutama di sektor pertanian. Ini menjadi peluang besar untuk menciptakan geliat ekonomi lokal agar masyarakat bisa terlibat langsung,” ujar Eka, Rabu (14/01/2026).

Investasi dan Ekonomi Lokal Meningkat

Eka menambahkan, jika program ini berjalan secara kontinu, dampak yang dirasakan petani lokal akan sangat luar biasa. Mulai dari terserapnya pasokan sayuran, daging ayam, ikan, telur, hingga kebutuhan pangan lainnya untuk memenuhi pasar MBG.

“Iklim investasi dari MBG ini sangat positif. Pelaku usaha di bidang pertanian harus menangkap peluang ini dengan cermat. Jika dimanfaatkan maksimal, ekonomi akan tumbuh dan memicu munculnya investasi skala besar,” ucapnya.

Lebih lanjut, Eka memaparkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, saat ini sudah ada sekitar 125 titik dapur yang dibangun di wilayah Kabupaten Ciamis untuk menunjang program tersebut. Namun, mayoritas pelaku usaha atau pemilik dapur ini diketahui belum mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB).

Baca juga: DPRD Ciamis Soroti Dapur MBG di Baregbeg yang Bermasalah, Ribuan Siswa Terdampak

Ia mengimbau para pemilik dapur segera mengurus legalitas usaha mereka. Menurutnya, ada banyak keuntungan yang didapat jika pelaku usaha memiliki NIB. “Dengan NIB, usaha menjadi sah secara hukum. Selain itu, kredibilitas di mata konsumen, mitra, maupun investor akan meningkat,” jelas Eka.

Eka menegaskan bahwa proses pembuatan NIB tidak dipungut biaya alias gratis. Masyarakat atau pemilik dapur bisa mengaksesnya secara mandiri melalui aplikasi Online Single Submission (OSS). “Ini sebenarnya keuntungan bagi mereka. Dengan memiliki NIB, pemilik dapur bisa melebarkan sayap ke lini usaha lain seperti catering atau rumah makan. Sekali lagi, pengurusannya gratis, tidak ada biaya apapun,” pungkasnya. (Fahmi/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |