harapanrakyat.com,- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ciamis, Jawa Barat, menggelar lomba kreasi olahan takjil dengan menggunakan bahan pangan lokal umbi-umbian, Senin (19/1/2026).
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, tetapi juga sebagai bagian dari agenda rutin DWP dalam mempromosikan bahan pangan lokal yang kaya akan potensi.
Baca juga: DPMPTSP Ciamis Optimis Program Makan Bergizi Gratis Dongkrak Investasi dan Ekonomi Lokal
Ketua DWP DPMPTSP Ciamis, Dania Rahayu Eka Permana, menjelaskan bahwa lomba ini menjadi salah satu kegiatan penting di awal tahun 2026, yang juga bertepatan dengan penetapan pengurus baru DWP DPMPTSP masa bakti 2026-2031.
Mengusung tema “Takjil Kreatif, Dompet Efektif”, lomba ini dirancang sebagai persiapan menyambut bulan Ramadan yang akan datang. Dalam perlombaan, setiap kelompok diberi modal sebesar Rp 50.000 untuk membuat olahan makanan takjil dari bahan dasar umbi-umbian seperti singkong dan umbi ungu.
“Dengan lomba ini, kami ingin ibu-ibu DWP lebih kreatif dalam mengolah pangan lokal, yang biasanya hanya direbus atau dikukus, menjadi hidangan kekinian yang menarik dan bisa dijual. Harapannya, melalui kreativitas ini, pangan lokal bisa naik kelas dan turut mendongkrak ekonomi keluarga,” kata Dania.
Sebanyak lima kelompok ibu-ibu DWP DPMPTSP Ciamis turut berpartisipasi dalam lomba tersebut. Dania menilai, hasil karya mereka sangat memuaskan dan penuh inovasi. “Masing-masing kelompok memiliki kreativitas luar biasa, dan hasil takjil yang dihasilkan sangat lezat,” ujarnya.
Baca juga: Tingkatkan Pelayanan NIB, DPMPTSP Ciamis Maksimalkan Mobil Keliling
Apresiasi untuk DWP DPMPTSP Ciamis
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Ciamis, Eka Permana Oktaviana, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ibu-ibu DWP DPMPTSP Ciamis. Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur kita menyambut tahun 2026. Selain itu, lomba ini memberikan kesempatan bagi ibu-ibu untuk mengembangkan kreativitas dalam menciptakan produk makanan dari pangan lokal, seperti umbi ungu dan singkong,” ujar Eka.
Eka juga berharap, lomba ini dapat memotivasi ibu-ibu DWP untuk berkompetisi dalam bidang inovasi kuliner, khususnya takjil yang banyak dicari saat bulan Ramadan. “Takjil yang mereka buat nantinya bisa dijual dengan harga yang bersaing di pasaran,” harapnya. (Jujang/Editor Jujang)

23 hours ago
9

















































