harapanrakyat.com,- Diduga pemilik lupa mematikan kompor, sebuah kios di Pasar Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terbakar pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Api menghanguskan satu kios dan merembet ke dua kios lain di sekitarnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran sempat membuat panik para pedagang.
Kios yang terbakar merupakan warung nasi milik Nurjanah. Kios tersebut berada di Blok E Pasar Samarang. Api tiba-tiba berkobar setelah pemilik kios meninggalkan tempat dagangannya cukup lama. Polisi menduga kompor masih menyala saat kios ditinggalkan.
Baca Juga: Duarrr! Mobil Muatan BBM Eceran Meledak di Garut, Warga yang Geram Nyaris Amuk Pengemudi
Polisi menyebut api menghanguskan kios Blok E nomor 451. Api juga merambat ke kios milik Linda dan kios milik Didi yang berada di sisi kanan dan kiri kios utama.
Damkar Padamkan Kebakaran di Pasar Samarang Garut
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut segera tiba di lokasi. Petugas langsung berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke kios pedagang lainnya.
“Kios yang terbakar digunakan sebagai warung nasi di lantai dua. Kios tersebut milik Ibu Nurjanah. Api kemudian merambat ke dua kios di sebelahnya, yakni kios milik Linda dan kios milik Didi,” kata Kasi Humas Polres Garut, Ipda Adi Susilo, Minggu (18/1/2026).
Baca Juga: Pria Paruh Baya di Garut Aniaya Korban Pakai Gagang Cangkul, Polisi Selidiki Motif
Kebakaran terjadi saat para pedagang hendak menutup kios. Sejumlah pedagang sempat panik karena khawatir api meluas ke seluruh bangunan pasar.
“Api pertama kali muncul dari dalam kios warung nasi. Dugaan sementara kebakaran dipicu kompor yang masih menyala. Api cepat menjalar ke plafon dan kios di kanan kiri, namun berhasil ditangani petugas,” tambahnya.
Baca Juga: Usai Tabrak Tembok Jembatan, Truk Box Nyaris Nyemplung ke Sungai Cimanuk Garut
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Polisi mengimbau para pedagang lebih teliti saat meninggalkan kios. Terutama bagi pedagang yang menggunakan kompor atau peralatan berbahan api. Imbauan ini dilakukan agar kebakaran serupa tidak terulang dan tidak menimbulkan kerugian besar. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

1 week ago
26

















































