Gudang Penyimpanan Air Kemasan di Pamulihan Sumedang Tertimbun Longsor, Satu Korban Luka Ringan

23 hours ago 10

harapanrakyat.com,- Bangunan gudang penyimpanan air kemasan di Dusun Cigendel, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tertimbun longsor, Senin (19/1/2026). Akibatnya, gudang penyimpanan milik perusahaan air minum kemasan CV Sumber Berkat Anugerah mengalami kerusakan parah. Peristiwa tersebut menyebabkan satu orang pekerja mengalami luka ringan.

Baca Juga: Longsor di Jatinangor Sumedang Timpa Pekerja Proyek, Empat Orang Tewas

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto menjelaskan, peristiwa longsor terjadi secara bertahap sejak Minggu malam. Berdasarkan hasil koordinasi dengan unsur TNI, Polri, dan pihak terkait lainnya, tercatat terjadi tiga kali longsoran di lokasi tersebut.

“Longsor pertama dan kedua berskala kecil terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Kemudian disusul longsor besar pada sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Setiap kejadian langsung ditangani petugas di lapangan,” jelas Bambang, Senin (19/1/2026).

Lanjutnya menambahkan, bahwa tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi gudang penyimpanan air kemasan yang berada di RT 02/RW 08, Dusun Cigendel, Kecamatan Pamulihan. Petugas gabungan tersebut terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Brimob, Polhut, aparat kecamatan dan desa, serta Perhutani.

“Saat ini kami telah melaksanakan rapat terbatas bersama Pak Kapolsek, Danramil dan seluruh stakeholder yang hadir. Rapat ini untuk membahas teknis dan mekanisme penanganan lanjutan terhadap material longsoran,” tuturnya.

Aktivitas di Gudang Penyimpanan Air Kemasan Sementara Dihentikan

Bambang menuturkan, korban luka diketahui bernama Ohid Nugraha (50). Ia mengalami cedera ringan akibat tertimpa material longsoran, saat berusaha menyelamatkan barang-barang di dalam gudang setelah dua longsor awal terjadi. “Saat longsor besar menyusul, korban sempat tertimpa material, namun berhasil diselamatkan dan saat ini menjalani perawatan medis,” tuturnya.

Baca Juga: Proses Evakuasi Rampung, Empat Jasad Korban Longsor di Jatinangor Sumedang Berhasil Ditemukan

Bangunan yang tertimpa longsor, kata Bambang, merupakan gudang penyimpanan produksi air kemasan, hingga mengalami kerusakan berat. Demi keselamatan, aktivitas pabrik untuk sementara dihentikan.

“Bangunan kondisi hancur. Setelah dilakukan koordinasi, untuk sementara, aktivitas pabrik dihentikan,” tuturnya.

Hasil pemetaan sementara menggunakan drone, menunjukkan material longsor memiliki ketinggian sekitar 20 hingga 25 meter dengan lebar sekitar 18 hingga 20 meter. Di bagian atas lokasi terdapat saluran irigasi, sementara hujan dengan intensitas cukup tinggi sebelumnya mengguyur wilayah Desa Cigendel dan sekitarnya.

Baca Juga: Bupati Sumedang Tutup Pembangunan Proyek Lapangan Mini Soccer usai Longsor Tewaskan Empat Pekerja

Bambang menegaskan, bahwa kejadian tersebut murni bencana alam dan tidak berkaitan dengan aktivitas perusahaan. Petugas juga telah memasang garis polisi di area dalam perusahaan, sebagai batas aman dari potensi longsor susulan. “Lokasi gudang air kemasan memang berada di area pabrik. Namun penyebab utamanya adalah kondisi alam dan curah hujan tinggi,” pungkasnya. (Aang/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |