harapanrakyat.com,- Dalam upaya menjaga jejak macan tutul Jawa di Gunung Sawal Ciamis, BKSDA Jawa Barat bersama dengan Kementerian Kehutanan dan juga komunitas pecinta alam di Kabupaten Ciamis melakukan Bimtek survey Macan Tutul Jawa.
Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Bukit Baros, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis itu diikuti sebanyak 32 peserta. Para peserta terdiri dari penggiat konservasi, kelompok pencinta alam, BPBD Ciamis dan komunitas peduli lingkungan.
Baca juga: Pasca Teror Macan Kumbang di Desa Bangbayang Ciamis, Warga Diminta Pastikan Kandang Terkunci Rapat
Adapun salah satu materi dalam kegiatan Bimtek tersebut yakni metode dan teknik pemasangan kamera trap. Selain itu, simulasi pemasangan trap juga langsung dilaksanakan di Suaka Margasatwa Gunung Sawal Ciamis.
Upaya Menjaga Jejak Macan Tutul Jawa
Ilham Purwa selaku perwakilan dari Raksagiri Sawala yang pada kegiatan tersebut sebagai tim Leader Java Wide Leopard Survey (JWLS) mengatakan, kegiatan bimtek ini terselenggara atas adanya kolaborasi antara BKSDA Jabar, Kementerian Kehutanan, Yayan Sintas Indonesia, Pedal Gas dan juga Raksagiri Sawala.
Kegiatan tersebut, kata dia, berlangsung selama 4 hari dari tanggal 9 sampai 12 Januari 2026. Dari empat hari tersebut, ada beberapa materi yakni materi kelas, praktek dan simulasi lapangan. “Kegiatannya itu berlangsung selama 4 hari. Terdiri dari materi kelas dua hari, dan materi praktek serta simulasi di lapangan dua hari,” katanya, Rabu (14/1/2026).
Menurutnya, untuk materi kelas itu pengenalan terkait program JWLS atau Java Wide Leopard Survey dan juga pemahaman tentang kawasan konservasi. Kemudian untuk materi praktek dan simulasi itu lebih kepada metode dan juga teknis pemasangan kamera trap.
“Untuk simulasi pemasangan pada kamera trap untuk survei macan tutul Jawa itu kita langsung dilakukan di Suaka Margasatwa Gunung Sawal Ciamis. Gunung Sawal sendiri adalah salah satu Landscape yang tersurvey di Pulau Jawa pada program JWLS ini,” tuturnya.
Baca juga: Macan Turun ke Permukiman Mangsa Puluhan Ayam Sentul di Ciamis
Ilham menjelaskan, kegiatan bimtek ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan juga ilmu tentang konservasi macan tutul khusus di Gunung Sawal Ciamis. “Selain itu, pada kegiatan ini juga untuk menjaring relasi atau jaringan masyarakat yang peduli terhadap macan tutul Jawa di Jawa Barat ini,” jelasnya.
Ilham menambahkan, dengan adanya kegiatan Bimtek ini, semoga nanti hasilnya dapat bermanfaat. Dan juga membentuk generasi yang peduli akan keanekaragaman hayati di sekitar, terutama terhadap macan tutul Jawa yang posisinya terancam punah. “Untuk peserta dalam kegiatan ini juga melakukan kemah berpindah-pindah, hal itu termasuk salah satu metode pemasangan kamera trap yang dipakai. Hasilnya nanti kita lihat setelah tiga bulan kedepan,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online)

2 weeks ago
32

















































