harapanrakyat.com,- Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjar, Jawa Barat, menyebut akan mengupayakan dukungan anggaran untuk pengembangan budidaya ikan bebeong.
Hal itu menanggapi perihal belum adanya dukungan anggaran dari pemerintah kota untuk pengembangan budidaya bebeong hingga menuai sorotan Komisi II DPRD Kota Banjar.
Baca Juga: Warga Berhasil Budidaya Ikan Bebeong, Seperti Apa Kontribusi Pemkot Banjar?
Kepala (DKP3) Kota Banjar, Yoyon Cuhyon, membenarkan bahwa saat ini belum ada alokasi anggaran khusus untuk program budidaya ikan bebeong pada tahun anggaran berjalan, atau anggaran murni 2026.
Usulan Dukungan Anggaran Pengembangan Ikan Bebeong di Kota Banjar
Menurutnya, usulan tersebut sebenarnya sudah diajukan saat proses perencanaan anggaran. Namun, belum bisa direalisasikan karena adanya kebijakan rasionalisasi anggaran akibat kebijakan efisiensi.
Meski belum mendapat dukungan anggaran, tetapi Yoyon menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan fasilitasi untuk dukungan pengembangan budidaya ikan bebeong.
“Kami sudah mengusulkan di APBD murni. Namun karena optimalisasi, anggaran tersebut belum tersedia. Mudah-mudahan nanti bisa teranggarkan melalui APBD Perubahan 2026,” terangnya kepada harapanrakyat.com, Kamis (22/1/2026).
Baca Juga: Pengembangan Budidaya Ikan Bebeong Belum Mendapat Perhatian Serius Pemkot Banjar
Lanjut Yoyon, pihaknya juga melakukan pemetaan pangsa pasar untuk membantu proses pemasaran ikan bebeong. Karena harus beradaptasi terlebih dahulu dengan konsumen sebagai pangsa pasar.
Hal ini mengingat ikan bebeong merupakan yang baru dibudidayakan. Berbeda dengan ikan lain yang telah menjadi komoditas konsumsi. “Kami juga akan membantu untuk proses pemasarannya ke depan agar ini bisa berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Perlu Perhatian Pemkot
Sebelumnya, Anggota Komisi II DPRD Kota Banjar, Ngadimin Purnama, menyebut ada sejumlah OPD yang mendapat anggaran sangat kecil akibat terdampak efisiensi dan pemotongan dana transfer.
Baca Juga: Warga Kota Banjar Sukses Budidaya Ikan Bebeong Khas Sungai Citanduy, Begini Prosesnya!
Bahkan, terdapat kebutuhan untuk program yang menurutnya penting dan perlu mendapat perhatian, tetapi ternyata nol anggaran. Salah satunya dukungan anggaran untuk pengembangan budidaya ikan bebeong.
Pihaknya menyarankan agar pemerintah kota memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan budidaya ikan bebeong, dengan memberikan dukungan anggaran melalui perubahan APBD tahun 2026.
“Padahal hanya butuh anggarannya sekitar Rp 30 juta. Menurut saya programnya itu sangat mendukung untuk popularitas Banjar,” ujar Ngadimin usai kunjungan ke mitra kerja Komisi II DPRD. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

6 days ago
21

















































