KDM Sampaikan Duka atas Tragedi Tambang Bogor Renggut 9 Nyawa, Serukan Sadar Jaga Lingkungan

6 days ago 23

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau lebih akrab disapa KDM menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi yang terjadi di lokasi tambang yang menewaskan sembilan warga Kabupaten Bogor. Para korban diketahui melakukan aktivitas pertambangan di luar kawasan resmi.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Dedi Mulyadi menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Saya sampaikan duka mendalam atas meninggalnya saudara-saudara kita yang melakukan kegiatan tambang di luar kawasan,” ujar KDM, dikutip Kamis (22/01/2026).

Baca Juga: Kabar Gembira! Gubernur Dedi Mulyadi Umumkan Jawa Barat Peringkat Pertama Investasi

KDM Minta Masyarakat Peduli Lingkungan Pasca Tragedi Tambang di Kabupaten Bogor

Gubernur Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang diterimanya, jumlah korban yang meninggal dunia tercatat sebanyak sembilan orang.

“Dari data yang saya terima, yang dikirim pada saya, nama-namanya yaitu untuk wilayah Sukajaya dan wilayah Cikudeg itu semuanya 9 orang,” jelas KDM.

KDM kemudian memberikan doa bagi para korban yang meninggal dunia dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan.

Usai adanya peristiwa ini, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan diri, kelestarian lingkungan, serta upaya mitigasi bencana agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Mudah-mudahan kita semua bersama-sama bisa menjaga diri, menjaga lingkungan, dan memitigasi bencana,” sambungnya.

Karena banyak bencana yang terjadi tidak lepas dari campur tangan manusia yang kurang bijak dalam memperlakukan alam, termasuk aktivitas perusakan lingkungan dan pembangunan yang tidak memperhatikan keseimbangan ekosistem.

Sebagai gubernur, Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk terus berupaya menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Sebagai gubernur, saya harus terus berusaha untuk menyelesaikan berbagai problem yang terjadi di lapangan,” tandas KDM.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ungkap Utang BUMN ke Bank BJB yang Mencapai Triliunan Rupiah 

Komentar Warganet

Ungkapan duka dan pernyataan Gubernur Jabar, Kang Dedi Mulyadi atau KDM tersebut mendapat berbagai tanggapan dari warganet.
Salah seorang warganet menyatakan setuju bahwa bencana yang terjadi merupakan akibat dari ulah manusia yang tidak menjaga keseimbangan alam.

“Betul sekali pak gub, setiap kejadian bencana itu pasti ada sebabnya, ya salah satunya ulah manusia sendiri, saya rasa ketika kita sebagai manusia menjaga alam dengan baik, untuk mempertahankan ekosistem, dan alam kun akan menjaga manusia dengan baik pula, karena tidak lepas hubungan manusia dengan alam itu saling membutuhkan kan. Hijaukan kembali pak,” komentar akun @ram***.

Terkait jumlah korban karena aktivitas pertambangan di Bogor tersebut, terdapat warganet yang meminta agar KDM melakukan sidak langsung ke lokasi kejadian.

“Banyak pak korbannya baiknya bapk sidak langsung aja ke lokasi. Agar gak ada korban berikutnya lagi mohon di evaluasi tambang yang ada di Bogor Barat,” komentar akun @ad***.

Selain itu, ada warganet lain yang berharap agar penambang ilegal diberikan sanksi tegas. Penambang ini dinilai telah merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan warga.

“Kepada Pak Dedi agar penambang yang tidak ada ijin dari Bpk tolong diberi sanksi berat karna mereka merusak lingkungan,” komentar akun @har***.

Sementara itu, warganet lain menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang sebelumnya mendorong pembukaan tambang, namun menghilang saat kini terjadi musibah.

Baca Juga: Bertemu Menteri Ara dan Pengembang, Dedi Mulyadi Bakal Terbitkan Izin Pembangunan Perumahan di Jawa Barat

“Ayo tanggung jawab yang demo minta tambang di buka. Jangan ngumpet jangan berani demo sampe ngerusak fasilitas pemerintah. Giliran ada korban meninggal bisa ga tanggung jawab,” komentar akun @ac***. (Erna/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |