KDM Tutup Tambang Parungpanjang Demi Keselamatan, 15.293 KK Bakal Terima Bansos Tahun Ini

1 week ago 36

harapanrakyat.com,- Penutupan sementara aktivitas tambang di Parungpanjang, Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) diiringi langkah lanjutan berupa penyiapan bantuan sosial bagi warga terdampak. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memastikan sebanyak 15.293 kepala keluarga akan menerima bantuan sosial tidak terencana pada 2026.

Pemprov Jawa Barat sebelumnya sudah menyalurkan bantuan sosial kepada 2.938 kepala keluarga di Kecamatan Parungpanjang, Cigudeg, dan Rumpin, Kabupaten Bogor. Setiap kepala keluarga memperoleh bantuan senilai Rp3 juta. Bantuan ini disalurkan sebagai jaring pengaman sosial setelah penutupan aktivitas tambang dan penghentian angkutan material.

Kebijakan penutupan sementara aktivitas tambang Parungpanjang ditetapkan melalui surat Gubernur Jawa Barat bernomor 7920/ES.09/PEREK tertanggal 25 September 2025. Langkah tersebut diambil karena aktivitas pertambangan dinilai menimbulkan kerusakan lingkungan serta mengancam keselamatan masyarakat.

Baca Juga: KDM Disorot Soal Acara Makan-makan di Gedung Pakuan, Begini Klarifikasinya 

Bansos untuk Warga Terdampak Penutupan Tambang Parungpanjang Bogor

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, mengatakan, bantuan sosial tahap awal telah disalurkan pada Desember 2025 dan dilaksanakan dalam dua gelombang.

Pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada 928 kepala keluarga yang tersebar di lima desa di Kecamatan Parungpanjang, yakni Cibunar, Lumpang, Gorowong, Dago, dan Jagabaya. Selanjutnya, pada tahap kedua, bantuan disalurkan kepada 2.010 kepala keluarga di wilayah Kecamatan Cigudeg dan Rumpin.

Baca Juga: Keluhan Korban Banjir Bandang Sukabumi Viral, Dedi Mulyadi Sentil Bupati

Ade memastikan, masyarakat yang belum menerima bantuan pada tahun 2025 tetap akan mendapatkan haknya pada tahun berikutnya melalui penyaluran tahap ketiga dan keempat.

“Warga yang belum menerima bantuan pada 2025 dipastikan akan menerima pada 2026,” kata Ade, Rabu (14/1/2026).

Ia merinci, pada tahap ketiga sebanyak 6.216 kepala keluarga di Kecamatan Cigudeg dan Rumpin akan menerima bantuan. Selanjutnya, tahap keempat menyasar 9.077 kepala keluarga di Kecamatan Parungpanjang, Cigudeg, dan Rumpin.

Baca Juga: Lima Tahun Tanpa Penanganan, KDM Gercep Tangani PMI Asal Indramayu yang Mengalami Gangguan Jiwa

Melalui kebijakan ini, Pemprov Jabar menegaskan komitmennya untuk menyeimbangkan perlindungan lingkungan dengan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat terdampak. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |