Kebakaran Rumah di Karangpawitan Ciamis, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

3 hours ago 2

harapanrakyat.com,- Peristiwa kebakaran rumah di Karangpawitan, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kembali terjadi. Satu unit rumah permanen milik Harun, warga RT 04/14, Dusun Lintung Paku, Desa Karangpawitan ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 140 juta.

Insiden tragis tersebut berlangsung pada Selasa (20/01/2026), sekitar pukul 18.15 WIB. Saat api mulai berkobar, pemilik rumah sedang melaksanakan ibadah sholat Maghrib berjamaah di masjid lingkungan setempat.

Baca Juga: Rumah Warga Kawali Ciamis Ludes Terbakar saat Ditinggal Pemilik

Kronologi Kebakaran Rumah di Karangpawitan Ciamis

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, pemilik rumah baru menyadari musibah tersebut setibanya ia pulang dari masjid. Harun mendapati rumahnya sudah dalam kondisi terbakar hebat, sehingga ia segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos WMK wilayah Kawali.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) wilayah Kawali, Adam, membenarkan adanya laporan tersebut. Pihak pemadam kebakaran menerima laporan pada pukul 18.15 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi.

“Petugas memiliki response time yang cepat, yakni sekitar 10 menit untuk sampai di lokasi kejadian dan langsung melaksanakan tindakan pemadaman serta pendinginan,” jelas Adam.

Baca Juga: Bangunan Tempat Penggorengan Makanan Ringan di Cikoneng Ciamis Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan observasi menyeluruh dan pendataan terhadap objek yang terbakar. Bangunan yang hangus merupakan rumah permanen dengan luas keseluruhan mencapai 8×12 meter persegi.

Berdasarkan hasil investigasi sementara, kuat dugaan penyebab kebakaran rumah di Karangpawitan ini berasal dari korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil yang dialami pemilik rumah ditaksir mencapai Rp 140 juta.

Api Berhasil Padam dengan Bantuan Warga

Baca Juga: Tragedi Kebakaran Rumah di Garut, Seorang Lansia Meninggal Dunia Terjebak Amukan Api

Upaya pemadaman tidak hanya dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran saja. Masyarakat sekitar dan perangkat desa setempat juga turut aktif membantu petugas dalam menjinakkan si jago merah.

Berkat kerja sama seluruh pihak, api akhirnya dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 20.00 WIB. Petugas mengingatkan warga untuk selalu memeriksa kondisi instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Dji/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |