Kebakaran TPA Ciniru Kuningan Berangsur Padam, Petugas Gabungan Fokus Pendinginan Sisa Bara

10 hours ago 8

harapanrakyat.com,- Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciniru, Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sejak 12 Agustus 2026 kini mulai berangsur mereda. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, BPBD Kabupaten Kuningan, Dinas Pemadam Kebakaran hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH), fokus melakukan upaya pendinginan sisa titik panas di area tumpukan sampah.

Baca Juga: Gudang Kosmetik di Cimahi Ludes Terbakar, Enam Orang Selamat

Kepala Pelaksana BPBD Jabar, Teten Ali Mulku Engkun mengatakan, personel BPBD tingkat provinsi secara bertahap mulai ditarik dari lokasi kejadian. Penanganan akhir kini dilanjutkan oleh tim penanggulangan bencana dan pemadam kebakaran Kabupaten Kuningan.

“Sudah mereda, kami dari provinsi berangsur balik, tinggal teman-teman Kabupaten Kuningan. Mudah-mudahan tidak ada titik api yang baru,” kata Teten, Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga: Tumpukan Kayu Dolken DPKP Cimahi Terbakar, Damkar Selamatkan Aset Senilai Rp1 Miliar

Hampir Seluruh Area TPA Ciniru Kuningan Terdampak Kebakaran

Meskipun kobaran api utama telah padam, Teten mengungkapkan, bahwa asap tebal dan sisa bara api di dalam tumpukan sampah masih berpotensi memicu timbulnya titik api baru.

Oleh karena itu, petugas DLH mengaplikasikan teknik pendinginan khusus menggunakan penyiraman air. Teknik ini dikombinasikan dengan pengurukan tanah pada area yang dibongkar.

“Asap masih ada, terus di dalam ada beberapa titik panas yang masih ada. Kami coba pendinginan dengan menggunakan air tetap seperti biasa. Kemudian menggunakan tanah, dibongkar kemudian dikubur sama tanah,” ujarnya.

Kebakaran tersebut melahap hampir seluruh area TPA Ciniru atau 5 hektare dari total luas 5,5 hektare. Meski berada di lokasi dataran tinggi, suhu udara panas di sekitar TPA Ciniru disinyalir mempercepat penyebaran material yang terbakar.

“Kurang lebih lima hektar, dari semua 5,5 (hektare) luas TPA Ciniru, tersisa sekitar 500 meteranlah. Hampir semua terdampak kebakaran, meski itu posisinya di atas tetapi panas,” ungkapnya.

Baca Juga: Kebakaran Lahan di Garut Nyaris Hanguskan Pemukiman Padat Penduduk

Sementara mengenai penyebab pasti kebakaran TPA Ciniru Kuningan, Teten menyebut DLH yang akan menyampaikannya. “Kami berfokus penuh pada percepatan penanganan kedaruratan di lapangan,” pungkasnya. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto) 

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |