Publik tengah dihebohkan dengan kisah pilu Ressa Rizky Rossano, seorang pemuda asal Banyuwangi yang mengaku anak kandung penyanyi senior Denada Tambunan. Namun ia merasa dibuang dan tak diakui sebagai anak.
Ressa pun melayangkan gugatan perdata terhadap Denada. Tidak main-main, Ressa menuntut ganti rugi sebesar Rp7 miliar di PN (Pengadilan Negeri) Banyuwangi atas dugaan penelantaran anak kandung selama puluhan tahun.
Pria berusia 24 tahun ini meyakini bahwa dirinya adalah anak biologis dari pelantun lagu “Mutha Futha” tersebut yang sengaja diasingkan sejak bayi.
Kisah Pilu Ressa Rizky dan Kesaksian Sopir yang Membawanya dari Jakarta
Baca Juga: 24 Tahun Merawat Tanpa Bantuan, Ibu Angkat Ressa Rizky Rossano Kecewa Kontak Diblokir Denada
Perjalanan Ressa mencari jati dirinya bermula dari perundungan yang ia terima sejak duduk di bangku SMP. Untuk mencari kebenaran, ia melakukan penelusuran hingga berhasil menemui sopir yang membawanya dari Jakarta ke Banyuwangi saat ia masih bayi berusia 10 hari.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Denny Sumargo, Senin (26/1/2026), kisah pilu Ressa Rizky Rossano terungkap. Ressa menceritakan momen emosional saat sang sopir tak kuasa menahan air mata melihatnya sudah dewasa.
Sang sopir akhirnya memberikan kesaksian bahwa Ressa memang benar ia bawa dari Jakarta atas perintah keluarga besar Denada, untuk dititipkan kepada keluarga Dino Rossano Hansa, adik almarhumah Emilia Contessa.
Berdasarkan pengakuan tersebut, sopir bersama RA Susiani, nenek kandung Denada membawa Ressa agar ia dirawat oleh pasangan Dino Rossano dan Ratih Puspita Dewi.
Merasa Dianaktirikan dan Bandingkan Nasib dengan Aisha Aurum
Sambil berderai air mata, Ressa mengungkapkan rasa sakit hatinya karena merasa ibu kandungnya sendiri tidak mengakuinya. Ia sempat membandingkan nasibnya dengan Aisha Aurum, putri Denada Tambunan dari hasil pernikahan dengan Jerry Aurum.
Ressa menyoroti bagaimana Denada berjuang mati-matian demi kesembuhan Aisha saat melawan penyakit kanker. Sementara dirinya justru merasa dibuang sejak kecil.
“Kenapa aku yang ibaratnya sehat, justru mendapat perlakuan seperti ini?” ungkap Ressa dengan penuh kesedihan.
Kenyataan pahit dari kisah pilu Ressa Rizky Rossano mengenai asal-usulnya ini sempat membuat mental pemuda tersebut terpuruk.
Mantan penjaga toko ini mengaku sempat mengurung diri dan tidak mau berkomunikasi dengan siapapun selama satu bulan setelah mengetahui identitas aslinya.
Tuntutan Hak dan Masalah Waris
Melalui kuasa hukumnya, Ronald Armada, pihak Ressa menegaskan bahwa langkah hukum ini bukan sekadar soal uang. Melainkan upaya untuk mendapatkan pengakuan hak waris dan status hukum sebagai anak biologis.
Hingga kini, publik masih menunggu respons resmi dari pihak Denada terkait gugatan fantastis dan tudingan penelantaran yang dialamatkan kepadanya.
Kisah pilu Ressa Rizky Rossano yang menyayat hati tidak membuatnya berkecil hati. Ia tetap teguh pada pendiriannya untuk memperjuangkan statusnya agar mendapat pengakuan secara sah oleh negara. Sekaligus oleh Denada sendiri sebagai ibu kandungnya. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

1 hour ago
5

















































