Krisis Air Bersih Melanda Kota Banjar, Tahun Ini Tak Ada Pembangunan Sumur Bor 

1 day ago 15

harapanrakyat.com,- Sejumlah wilayah di Kota Banjar, Jawa Barat mengalami krisis air bersih akibat kemarau. Salah satunya Dusun Priagung, RT 10, RW 04, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Banjar merespons kondisi tersebut. Namun, pemerintah daerah belum memiliki anggaran pembangunan sumur bor baru untuk mengatasi krisis air bersih pada tahun ini.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUTR Kota Banjar Mustolih mengatakan, pembangunan sumur bor pada tahun ini belum dapat dilakukan lantaran keterbatasan anggaran APBD.

“Tahun sekarang enggak ada pembangunan, cuma karena kita memang sekarang terbatas anggaran dari APBD, paling ada optimalisasi,” kata Mustolih kepada harapanrakyat.com, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: Ratusan Hektare Hutan dan Lahan di Kota Banjar Rawan Kebakaran, Ratusan Personel Gabungan Disiagakan

Tahun 2024 Pemerintah Kota Banjar Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih

Menurutnya, pemerintah Kota Banjar sebelumnya telah membangun sejumlah sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Pembangunan tersebut dilakukan pada 2024 melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK).

Tiga lokasi pembangunan sumur bor tersebut berada di Dusun Cimanggu, Desa Batulawang, Kelurahan Pataruman, serta sejumlah titik di Desa Binangun.

Terkait kondisi sumur bor di wilayah Priagung, Mustolih menyebut terdapat sejumlah solusi yang dapat dilakukan. Salah satunya dengan mencari sumber air baru untuk kemudian ditampung dalam reservoir atau tempat penampungan.

Namun, ketika aset sumur bor telah diserahkan kepada kelompok penerima manfaat maupun pemerintah desa, pengelolaan dan optimalisasinya menjadi kewenangan pengelola.

“Biasanya kalau yang di desa aset diserahkan ke desa. Kalau kelurahan ke kelompok penerima manfaat. Untuk optimalisasi kita arahkan ke masing-masing pengelola,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hubungan Pelanggan Perumda Tirta Anom, Euis Tresna Ekayanti, mengatakan sebagian wilayah Dusun Priagung sudah mendapatkan layanan air bersih dari PDAM.

Kendati demikian, masih terdapat wilayah yang belum terpasang jaringan PDAM. Kondisi geografis menjadi salah satu kendala karena sebagian wilayah Priagung berada di dataran tinggi.

Baca Juga: Kucuran Bantuan Anggaran Rp 31 Miliar ke Pemkot Banjar, Tunjangan Pegawai Bakal Lancar?

“Wilayah Priagung yang berada di dataran tinggi ini belum terpasang jalur PDAM. Tapi wilayah yang masuk jalur pelayanan dan mengalami kendala air bersih kami distribusikan air bersih gratis untuk kompensasi,” kata Euis. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |