Lima Tahun Tanpa Penanganan, KDM Gercep Tangani PMI Asal Indramayu yang Mengalami Gangguan Jiwa

2 weeks ago 21

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi gerak cepat mengintruksikan Dinas Kesehatan Pemprov Jabar untuk menangani kasus seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu bernama Nurlaela. Nurlaela mengalami gangguan kejiwaan berat usai bekerja di Taiwan dan selama kurang lebih lima tahun belum mendapatkan penanganan. 

Langkah ini diambil setelah Gubernur Dedi Mulyadi menerima laporan terkait kasus ini. Kemudian pada Minggu (11/1/2026) lalu, keluarga Nurlaela diundang ke kediaman Gubernur Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang. 

Dalam pertemuan itu, ayah Nurlaela, Akyas, menjelaskan kronologi keberangkatan Nurlaela sebagai PMI ke Taiwan sampai akhirnya kembali ke Indonesia dalam kondisi mengalami gangguan kejiwaan.

Baca Juga: Keluhan Korban Banjir Bandang Sukabumi Viral, Dedi Mulyadi Sentil Bupati

Selain itu, pihak keluarga juga mengungkapkan bahwa kasus Nurlaela yang mengalami gangguan kejiwaan usai pulang dari Taiwan ini sebelumnya telah dilaporkan kepada Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) sejak April 2022. 

Namun, pihak keluarga menyatakan hingga saat ini tak kunjung mendapat kepastian terkait pendampingan, penanganan medis, ataupun upaya pemulihan kondisi Nurlaela.

PMI Asal Indramayu yang Mengalami Gangguan Jiwa Kini Jalani Perawatan di RSJ

Setelah bertemu dengan keluarga Nurlaela, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung memerintahkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan tim medis Rumah Sakit Jiwa Bandung untuk melakukan pemeriksaan langsung ke rumah Nurlaela di Desa Pringgacala, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Senin (12/1/2026) lalu.

Setelah diperiksa, kondisi kejiwaan Nurlaela dinyatakan membutuhkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit jiwa. Karena itu, Nurlaela dirujuk dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa di Bandung untuk mendapatkan penanganan. 

Baca Juga: KDM Disorot Soal Acara Makan-makan di Gedung Pakuan, Begini Klarifikasinya 

Saat ini, mengutip dari unggahan Dedi Mulyadi di akun TikTok pribadinya @dedimulyadiofficial, seorang perempuan merekam kondisi Nurlaela. Perempuan tersebut memberitahu Dedi Mulyadi bahwa saat ini Nurlaela telah berada di rumah sakit dan mulai menjalani proses pengobatan.

Dedi Mulyadi kemudian mengucapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Karena telah bergerak cepat dan memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. 

“Terima kasih kepada jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat yang telah mengevakuasi saudara kita asal Indramayu. Selama lima tahun ia mengalami gejala gangguan kejiwaan tanpa penanganan,” katanya.

Baca Juga: KDM Klaim Kas Pemprov Jabar Aman, Tunggakan Proyek Rp621 Miliar Siap Dibayar

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi juga menyampaikan doa agar Nurlaela lekas sembuh dan bisa kembali menjalani kehidupan normal dan berkumpul bersama keluarga tercinta. (Erna/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |