Makam Mama Sempur Purwakarta Destinasi Wisata Religi di Jawa Barat

2 hours ago 2

Makam Mama Sempur Purwakarta merupakan destinasi wisata religi yang paling berpengaruh di wilayah Jawa Barat. Letaknya berada di Desa Sempur, Plered, Kabupaten Purwakarta. Situs makam keramat ini bukanlah sekadar pemakaman biasa. Akan tetapi, menjadi simbol sejarah tentang penyebaran Islam dan juga pusat intelektualitas pesantren di wilayah tanah Sunda.

Baca Juga: Makam Keramat Mundu Cirebon, Napak Tilas Dakwah Islam di Tanah Pasundan

Makam Mama Sempur Purwakarta dan Sosoknya

Nama asli dari Mama Sempur sendiri adalah K.H. Tubagus Ahmad Bakri bin Tubagus Sayida. Ia memperoleh sebutan “Mama” dari tradisi Sunda sebagai gelar kehormatan tinggi bagi ulama besar. Terutama karena sukses mencapai derajat ilmu yang mumpuni. Terlebih lagi, sosok Mama Sempur menjadi pengasuh pesantren.

Sementara itu, Mama Sempur lahir pada abad ke-19. Ia masih keturunan bangsawan dari Banten. Garis keturunannya masih berhubungan dengan Sultan Ageng Tirtayasa dan juga Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Latar belakang tersebut berhasil membentuk karakternya sebagai ulama teguh, berwibawa serta rendah hati. 

Perjalanan Pendidikan dan Pendirian Pesantren

Makam Mama Sempur Purwakarta tak lepas dari sosoknya yang menempuh perjalanan intelektual di masa lampau. Ia memperoleh keilmuan tidak dalam semalam. Mama Sempur terkenal sebagai pengembara ilmu yang konsisten haus pengetahuan agama. Beberapa tempatnya menimba ilmu antara lain Pesantren Jawa Barat.

Di tempat ini, ia berguru pada kyai lokal guna mendalami dasar kitab kuning. Kemudian, ia menuju ke Mekkah, Arab Saudi. Seperti tradisi ulama zaman dahulu, ia memutuskan untuk menetap di Arab Saudi untuk menimba ilmu langsung pada ulama besar Masjidil Haram. Salah satunya Syekh Nawawi al-Bantani.

Setelah pulang dari Mekkah, Mama Sempur lalu menetap di Plered, Kabupaten Purwakarta. Di desa kecil bernama Sempur, ia membangun pondok pesantren. Nama desa tersebut kemudian hingga kini melekat pada sosoknya sehingga menjadikannya terkenal sebagai “Mama Sempur”.

Pesantren tersebut menjadi magnet utama bagi para santri di penjuru Jawa Barat, Jakarta, dan Banten. Fokus utama pesantren adalah memurnikan aqidah serta mendalami kitab-kitab Turats. Keahlian Mama Sempur dalam hal Fiqih, Tasawuf, dan juga Tauhid membuatnya menjadi rujukan para ulama di masanya.

Baca Juga: Makam Raden Adipati Singacala, Tokoh Teladan dari Tatar Galuh Ciamis

Menjadi Destinasi Wisata Religi

Makam Mama Sempur Purwakarta terletak di area kompleks Masjid Al-Bakri Desa Sempur. Lokasi yang berada di kawasan perbukitan ini mampu memberikan suasana tenang dan juga khusyuk bagi peziarah. Setiap hari, makam keramat ini tidak sepi dari pengunjung.

Para peziarah datang ke makam dengan banyak motivasi. Mulai dari meminta barokah, bertawasul, atau hanya sekadar mengenang jasanya saja. Ada momen di mana peziarah begitu padat hingga mencapai puncaknya. Sebut saja seperti Malam Jumat sebagai waktu rutin masyarakat lokal untuk melakukan tahlil.

Kemudian, tatkala menjelang Hari Raya Islam seperti Idul Fitri dan Adha. Terakhir, saat Haul Agung peringatan meninggalnya Mama Sempur yang terselenggara setiap tahun umumnya bulan Dzulqa’dah. Pada momen ini, puluhan ribu jamaah seluruh Indonesia sukses memadati area Sempur hingga akses jalan utama Plered tertutup.

Pengaruh Bidang Sosial dan Ekonomi

Keberadaan Makam Mama Sempur Purwakarta membawa dampak cukup signifikan bagi Kabupaten setempat, terutama wilayah Plered. Wilayah Plered saat ini tidak hanya terkenal sebagai pusat kerajinan keramik saja. Akan tetapi sekaligus menjadi kota santri berkat warisan dari sosok Mama Sempur.

Kemudian, kehadiran ribuan peziarah setiap harinya mampu menghidupkan ekonomi UMKM lokal. Mulai dari para pedagang makanan, toko-toko kitab, hingga parkir serta penginapan. Semua lapisan masyarakat ikut merasakan dampak ekonomi tersebut secara langsung. Tradisi ngaji karya Mama Sempur juga tetap terjaga dan memastikan nilai moralnya tidak hilang oleh perkembangan zaman.

Akses Wisata dan Fasilitas

Bagi yang berniat untuk melakukan ziarah ke Makam Mama Sempur, maka aksesnya cukup mudah dijangkau. Lokasi makam berjarak sekitar 15-20 km dari kota Purwakarta. Untuk rute dari arah Bandung atau Jakarta, bisa keluar gerbang Tol Jatiluhur, kemudian menuju Plered. Fasilitas makam sendiri sudah tertata rapi lengkap dengan masjid luas, tempat wudhu bersih, dan deretan pedagang Plered.

Baca Juga: Misteri Sejarah Kompleks Makam Belanda Cicurug Majalengka

Makam Mama Sempur Purwakarta bukan sekedar situs pemakaman biasa, melainkan monumen sejarah perjuangan Islam di wilayah Jawa Barat. Sosok Mama Sempur telah mewariskan ilmu, adab, dan juga semangat literasi lewat karya-karyanya. Berziarah ke Makam Mama Sempur Purwakarta merupakan upaya menyambungkan kembali sanad keilmuan salah satu ulama besar di tanah Sunda. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |