Melalui Forum Bisnis Perumahan, bank bjb Perkuat Akses Kredit dan Dukungan UMKM

2 hours ago 5

harapanrakyat.com,- bank bjb memperkuat perannya dalam mendorong sektor perumahan sebagai penggerak ekonomi daerah, melalui Forum Bisnis Perumahan bertajuk “Rumah Nyaman Usaha Berkembang”. Acara tersebut yang digelar di Bale Gede Pakuan, Kota Bandung, Kamis (22/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi bank bjb dalam memperluas akses pembiayaan perumahan. Sekaligus juga, memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Barat.

Baca Juga: Lewat Akad Massal KPR Sejahtera FLPP, bank bjb Tegaskan Komitmen Dukung Program 3 Juta Rumah

Forum tersebut melibatkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), serta asosiasi pengembang. Sinergi lintas sektor ini, diarahkan untuk membangun ekosistem pembiayaan perumahan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan agenda pembangunan nasional.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan, bahwa Kredit Program Perumahan (KPP) memiliki dampak ekonomi yang signifikan di luar penyediaan hunian. Menurutnya, sektor perumahan berperan sebagai multiplier effect yang mampu mendorong penyerapan tenaga kerja, serta meningkatkan aktivitas UMKM di berbagai usaha.

“Program ini tidak hanya membangun rumah, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kapasitas UMKM. Mulai dari konstruksi hingga jasa pendukung,” ujar Maruarar.

Pada kesempatan yang sama di Forum Bisnis Perumahan, Maruarar mengonfirmasi pencapaian bank bjb yang mencatatkan realisasi KPP terbanyak dalam satu kegiatan. Total pipeline pembiayaan yang berhasil dibukukan mencapai Rp70,8 miliar dengan melibatkan 109 debitur. Capaian tersebut mencerminkan kontribusi konkret bank bjb dalam mendukung program perumahan nasional dan penguatan ekonomi lokal.

Baca Juga: Kisah Sukses UMKM Binaan bank bjb Masuk 12 Finalis di Wirausaha Inspiratif 2025

Dari sisi kebijakan pembiayaan jangka panjang, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menjelaskan, bahwa Tapera dirancang untuk menyediakan dana murah dan berkelanjutan bagi pembiayaan perumahan rakyat, sesuai dengan kerangka regulasi terbaru. Skema ini dinilai mampu memperluas akses kepemilikan rumah sekaligus menjaga keberlanjutan likuiditas sektor perumahan.

Di Forum Bisnis Perumahan, bank bjb Sampaikan Komitmen

Sementara itu, perwakilan bank bjb Apsoro, menekankan pentingnya literasi keuangan bagi pelaku usaha dan masyarakat. Ia mengingatkan, bahwa rekam jejak Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK menjadi faktor kunci dalam akses pembiayaan perbankan. Riwayat kredit yang sehat dinilai akan membuka peluang pendanaan yang lebih besar bagi pelaku usaha ke depan.

Komitmen bank bjb terhadap sektor riil juga tercermin melalui penyaluran kredit produktif kepada sejumlah debitur. PT Helmindo Pratama Indonesia memperoleh fasilitas kredit dengan plafon Rp19,3 miliar untuk modal kerja distribusi serta tambahan Rp2 miliar bagi unit produksi.

Selain itu, Revalina Fauziah dari Cabang Majalaya menandatangani kredit senilai Rp500 juta untuk pengembangan usaha garment. Sementara PT Bumitama dari Cabang Suci mendapatkan fasilitas KPP Supply sebesar Rp5 miliar untuk mendukung proyek pengembangan perumahan.

Baca Juga: Sinergi bank bjb dan Pemerintah Daerah Karawang Dorong Akselerasi Program Perumahan Rakyat

Melalui Forum Bisnis Perumahan ini, bank bjb juga membuka ruang konsultasi langsung antara pelaku usaha, pengembang, dan perbankan guna mempercepat proses pembiayaan. Ke depan, bank bjb optimistis kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha dapat memperkuat sektor perumahan, sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Adi/R5/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |