Mengulas Seputar Sejarah Kerajaan Kendan di Jawa Barat

17 hours ago 9

Materi sejarah Kerajaan Kendan memang menarik untuk menjadi pokok pembahasan. Pasalnya, kerajaan ini tercatat penting dalam perjalanan sejarah Sunda. Tahun berdirinya sekitar 536 Masehi silam. Kerajaan di tanah Sunda ini sempat menjadi bagian dari kekuasaan Kerajaan Tarumanegara era tahun 450–700 M.

Baca Juga: Mengungkap Misteri Sejarah Candi Ijo yang Menyimpan Mantra Kutukan Kehancuran

Mengutip dari halaman website Desa Nagreg Kendan, nama Kendan awalnya berasal dari kata kenan. Ini merupakan sejenis batu cadas berongga yang mengandung beling hitam. Umumnya disebut dengan istilah batu obsidian. Lokasi kerajaan ini tepatnya berada di Kawasan Gunung Sanghyang Anjung, Bandung, Provinsi Jawa Barat. Saat ini, wilayah tersebut menjadi salah satu destinasi wisata untuk materi sejarah Nusantara.

Sejarah Kerajaan Kendan dan Silsilahnya Rajanya

Sejak pertama berdiri tahun 536 Masehi, Kerajaan Kendan merupakan wilayah kekuasaan Kerajaan Tarumanegara. Kala itu, Maharaja Suryawarman menitahkan pada raja-raja yang kecil untuk menerima wilayah Kendan. Apabila ada yang menentang, maka baginda raja tidak segan untuk memberikan hukuman. Bahkan, kerajaan yang menentang akan dibubarkan beliau. Ini menandakan, begitu pentingnya Kendan sebagai anak kesayangan Tarumanegara, khususnya di masa pemerintahan Suryawarman.

Kemudian, Manikmaya diberikan amanah untuk memimpin Kerajaan Kendan hingga era tahun 568 M. Setelah itu, ia tergantikan oleh sang anak yang memiliki nama Putra Suraliman pada tahun 568-597 M. Raja kedua dari Kerajaan Kendan ini mempunyai dua anak yakni Kandiawan serta Kandiawati.

Pengganti Putra Suraliman adalah Kandiawan pada era 597-612 M. Kandiawan lalu memindahkan pusat kerajaan ke wilayah Medang Jati, saat ini di Garut, Provinsi Jawa Barat. Sementara itu, sang raja memiiki lima anak bernama Mangukuhan, Karung Kalah, Sandang Greba, Katung Maralah, serta Wretikandayun. Dari kelima anak tersebut, Kandiawan menunjuk Wretikandayun sebagai putra mahkota Kerajaan Kendan. 

Masa Pemerintahan Wretikandayun

Dalam sejarah Kerajaan Kendan, Raja Wretikandayun memerintah sejak tahun 612 M hingga akhir hayatnya pada 702 M. Pada masa periode ini, ibukota Kerajaan Kendan sukses berjaya dan dipindahkan ke Galuh yang saat ini berada di wilayah Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Di era masa ini Kerajaan Tarumanegara terjadi guncangan hebat. Dampaknya, Kendan lantas mendeklarasikan diri mereka sebagai kerajaan merdeka.

Baca Juga: Mengenal Kisah Putri Kerajaan Galuh dalam Sejarah Sunda

Yat Rospia Brata serta Yeni Wijayanti lewat riset berjudul “Dinamika Budaya dan Sosial dalam Peradaban Masyarakat Sunda”, menyebut alasan Wretikandayun ingin lepas dari Tarumanegara. Alasannya karena Kerajaan Tarumanegara tengah mengalami gejolak hebat. Akibatnya, membuat wibawa dari kerajaan tersebut menurun drastis.

Kemudian, Tarumanegara ganti nama jadi Kerajaan Sunda. Kerajaan tersebut berada di bawah kuasa Raja Tarusbawa. Sosok Tarusbawa sendiri merupakan menantu Raja Tarumanagara yang terakhir. Seiring berjalannya waktu kala itu, Kendan kemudian berubah namanya menjadi Kerajaan Galuh. Kerajaan Sunda dan Galuh memiliki kesamaan sebagai pewaris Tarumanegara dan berbagi wilayah.

Akhir Riwayat Kerajaan Kendan

Kemudian, sejarah Kerajaan Kendan berlanjut seperti tertuang lewat tulisan Herlina Lubis dan rekan-rekannya yang bertajuk “Rekonstruksi Kerajaan Galuh Abad VII-XV”. Tulisan tersebut tercantum dalam sebuah jurnal Paramita tahun 2016 silam. Kerajaan Sunda kala itu menguasai tanah Sunda area barat dengan pusat di Bogor. Sementara itu, Galuh berkuasa di bagian timur tepatnya berpusat di wilayah Ciamis.

Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa riwayat Kerajaan Kendan berakhir tergantikan oleh Kerajaan Galuh si penguasa Ciamis. Galuh selanjutnya bergabung dengan Kerajaan Sunda kemudian diberi nama Kerajaan Pajajaran. Nama pemimpinnya adalah Sri Baduga Maharaja yang memerintah pada era tahun 1482-1521 M.

Kendan Cikal Bakal Kerajaan Galuh

Dari pemaparan tersebut, sejarah Kerajaan Kendan sangat erat kaitannya dengan Kerajaan Galuh. Pasalnya, Kendan merupakan cikal bakal berdirinya Kerajaan Galuh. Kerajaan Galuh sendiri merupakan wilayah kekuasaan yang bercorak Hindu kuno di Tatar Sunda. Kerajaan ini mengalami puncak kejayaan di bawah pemerintahan Wastukancana. Hingga kini, kerajaan ini juga meninggalkan jejak sejarah sangat penting dalam kebudayaaan dan politik di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Jejak Peninggalan Kerajaan Galuh, Prasasti Mandiwunga Ciamis

Demikian ulasan seputar sejarah Kerajaan Kendan yang merupakan cikal bakal berdirinya Kerajaan Galuh di masa lampau. Bisa terbilang jika kerajaan Kendan merupakan salah satu dinasti tertua di wilayah Sunda jauh sebelum Padjajaran muncul. Ini artinya, sejarah Kerajaan Kendan mencatat sebuah dinasti tua yang merupakan pondasi awal mula kekuasaan serta peradaban Sunda. Keberadaannya jarang sekali dibahas, namun banyak ahli sejarah meyakini jika kerajaan ini memiliki peran penting di Nusantara. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |