Misteri Temuan Tabung Whip Pink Gas di Lokasi Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah, Begini Penjelasan Polisi

2 hours ago 5

Polisi masih terus melakukan pendalaman intensif terkait kasus meninggalnya selebgram Lula Lahfah. Dalam perkembangan terbaru, tim penyidik mengungkapkan adanya temuan bukti baru di lokasi kejadian. Saat ini penyidik tengah menganalisis secara mendalam.

Untuk memastikan penyebab pasti kematian kekasih musisi Reza Arap tersebut, sejumlah barang bukti telah dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto menjelaskan, proses investigasi terkait meninggalnya selebgram Lula Lahfah masih terus berjalan. Menurutnya, pihak kepolisian belum dapat memberikan kesimpulan akhir sebelum hasil uji laboratorium keluar secara resmi.

“Saat ini, tim ahli sedang bekerja melakukan pengolahan terhadap bukti-bukti fisik yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Bhudi, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: Update Kematian Lula Lahfah, Polisi Selidiki Rekaman CCTV dan Uji Laboratorium Forensik

Ia pun menegaskan, seluruh proses hukum akan pihaknya lakukan secara terbuka. Polisi berjanji akan menggelar konferensi pers setelah seluruh hasil pemeriksaan medis dan laboratorium rampung.

Acara tersebut nantinya akan melibatkan berbagai pihak terkait. Termasuk tim dokter forensik yang menangani visum, Kementerian Kesehatan, hingga pakar yang memahami riwayat medis almarhumah.

Terkait Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah dan Temuan Whip Pink di TKP

Hingga saat ini, penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan telah mengumpulkan keterangan dari sedikitnya 10 orang saksi. Para saksi tersebut meliputi asisten rumah tangga, sopir pribadi. Termasuk dua orang teknisi apartemen yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi.

Selain itu, polisi juga telah memeriksa Reza Oktovian alias Reza Arap untuk dimintai keterangannya.

Salah satu bukti yang menarik perhatian publik dalam penyelidikan ini adalah temuan tabung gas whip cream atau whip pink gas di lokasi kejadian.

Meskipun demikian, pihak berwenang masih bersikap hati-hati. Mereka enggan memberikan rincian lebih lanjut mengenai keterkaitan benda tersebut dengan meninggalnya selebgram Lula Lahfah.

Rencana Penyidikan Selanjutnya

Langkah kepolisian tidak berhenti di situ. Selain menunggu hasil lab, penyidik berencana untuk segera memanggil pihak keluarga Lula Lahfah. Pemanggilan ini guna melengkapi berkas perkara dan memperjelas kronologi kejadian.

Baca Juga: Tampil Tanpa Hijab, Jule Ungkapkan Permintaan Maaf dan Curhat Soal Pernikahan

Polisi menekankan pentingnya menunggu hasil resmi dari Puslabfor agar informasi yang disampaikan kepada publik benar-benar akurat dan berdasarkan bukti ilmiah.

Informasi mengenai nama-nama saksi dan detail barang bukti seperti “whip pink gas” bersumber langsung dari data investigasi.

Mengapa Tabung Gas Whip Cream Jadi Fokus Utama Penyelidikan?

Tabung gas whip cream atau whip pink gas menjadi fokus utama penyelidikan. Hal itu karena benda tersebut merupakan temuan baru yang didapatkan langsung di TKP saat proses olah lokasi meninggalnya selebgram Lula Lahfah.

Beberapa alasan mengapa benda ini menjadi poin penting dalam investigasi. Pihak kepolisian mengirimkan tabung gas tersebut bersama barang bukti lainnya ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk menjalani pemeriksaan mendalam. Tujuannya untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Selain itu, tabung ini merupakan salah satu bukti fisik utama yang sedang diolah oleh tim laboratorium forensik untuk melihat keterkaitannya dengan peristiwa tersebut.

Baca Juga: Lula Lahfah Hapus Tato sebelum Meninggal Dunia, Keanu Beber Alasannya!

Polisi menyatakan bahwa temuan di TKP ini sedang didalami secara serius sebagai bagian dari rangkaian penyelidikan yang melibatkan sedikitnya 10 orang saksi, termasuk Reza Arap.

Meskipun demikian, pihak kepolisian masih enggan memberikan rincian lebih lanjut mengenai peran spesifik tabung gas tersebut dalam kasus meninggalnya selebgram Lula Lahfah.

Polisi baru akan memberikan penjelasan resmi kepada publik melalui konferensi pers transparan setelah hasil uji laboratorium forensik dan pemeriksaan medis (visum) benar-benar rampung. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |