Nyaris Dijadikan PL di Kalimantan, Dua Gadis Garut Diselamatkan Polisi

2 hours ago 2

harapanrakyat.com,- Polisi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggerebek sebuah rumah yang diduga dijadikan tempat penampungan tenaga kerja ilegal. Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang perempuan yang diduga berperan sebagai penyalur, sekaligus menyelamatkan dua orang gadis belasan tahun yang nyaris diberangkatkan ke Kalimantan untuk bekerja sebagai Pemandu Lagu (PL) di tempat hiburan malam.

Penggerebekan dilakukan di sebuah rumah yang berada di Kampung Karyasari, Desa Karyamukti, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. Aksi ini bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui aplikasi pengaduan Taros Kapolres Garut. Warga mencurigai rumah tersebut kerap dijadikan lokasi penampungan calon tenaga kerja yang akan diberangkatkan ke luar daerah tanpa prosedur resmi.

Baca Juga: Tak Tunggu Pemerintah, Warga Cikelet Garut Perbaiki Jembatan Cisitu Secara Swadaya

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dua orang gadis yang berada di dalam salah satu kamar rumah tersebut. Keduanya kemudian dimintai keterangan oleh polisi.

Dari hasil wawancara, terungkap bahwa kedua gadis tersebut awalnya dijanjikan pekerjaan di sebuah tempat hiburan di wilayah Jakarta. Namun, setibanya di rumah penampungan, rencana keberangkatan mereka justru berubah. Penyalur disebut hendak memberangkatkan keduanya ke Kalimantan untuk bekerja sebagai PL di tempat hiburan malam.

“Ada laporan melalui aplikasi Taros Kapolres Garut. Kami kemudian bergerak ke lokasi yang dimaksud. Karena ada kecurigaan tindak pidana perdagangan orang, kami mengamankan dua orang yang rencananya akan diberangkatkan oleh penyalur yang tidak memiliki izin,” kata Kapolsek Cibatu, AKP Amirudin Latif, Selasa (20/1/2026).

Bukan Jadi PL di Kalimantan, Loker yang Diterima Korban di Jakarta

AKP Amirudin menambahkan, berdasarkan informasi lowongan kerja yang diterima korban, pekerjaan tersebut semula disebut berada di sebuah tempat karaoke di Jakarta.

Baca Juga: Aparat Gabungan Gerebek Arena Sabung Bagong di Garut, Diduga Dijadikan Tempat Judi

“Namun setelah tiba di tempat penyalur dan mengobrol, malah pekerjaan yang ditawarkan tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Bahkan, berbagai upaya dilakukan untuk membatalkan keberangkatan ke Jakarta. Ujungnya rencana pemberangkatan dua gadis ini jadi ke Kalimantan sebagai PL,” katanya.

Atas temuan tersebut, seorang perempuan berinisial WP yang diduga sebagai penyalur kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian. Polisi mendalami dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Baca Juga: Jembatan Cisitu Garut Ambruk, Akses Dua Desa Terputus

Sementara itu, kedua gadis calon korban telah diamankan dan mendapatkan perlindungan. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur iming-iming pekerjaan bergaji besar tanpa kejelasan, karena dapat berujung menjadi korban perdagangan orang. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |