harapanrakyat.com,- Cuaca ekstrem yang melanda perairan Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat membuat aktivitas nelayan lumpuh. Ombak tinggi di Pantai Pangandaran disertai kabut tebal memaksa banyak nelayan memilih bertahan di darat, sementara sebagian lainnya yang nekat melaut kerap pulang tanpa membawa hasil tangkapan.
Tokoh nelayan Pangandaran, Sakio mengatakan, kondisi cuaca saat ini sangat berbahaya dan mengancam keselamatan jiwa nelayan. Menurutnya, melaut dalam situasi seperti ini sama dengan mempertaruhkan nyawa.
“Kondisi ini bukan hanya sekadar mengancam nyawa, tapi juga membuat nelayan pulang ke rumah dengan tangan kosong,” kata Sakio, Selasa 20 Januari 2026.
Baca Juga: Warga Sering Keluhkan Kabel Putus, Truk ODOL di Cimerak Pangandaran Akhirnya Ditindak Polisi
Ia menjelaskan, sejak Minggu 18 Januari 2026 cuaca buruk melanda perairan Pangandaran. Akibatnya, banyak perahu nelayan terparkir dan tidak melakukan aktivitas melaut.
“Banyak perahu yang parkir tanpa aktivitas. Tapi karena kebutuhan ekonomi yang mendesak, sebagian nelayan terpaksa tetap turun ke laut meski risikonya sangat besar,” tambah Sakio.
Sulitnya Melaut saat Ombak di Pangandaran Menggila
Sakio menambahkan, dalam kondisi gelombang tinggi, nelayan kerap kesulitan kembali ke daratan setelah berada di tengah laut. Jika dipaksakan, perahu berisiko terbalik akibat hantaman ombak besar.
“Banyak nelayan kesulitan untuk pulang menuju daratan. Namun Alhamdulillah, sampai hari ini semua nelayan dalam kondisi aman dan tidak ada yang mengalami gangguan mesin,” papar Sakio.
Ia juga membandingkan kondisi saat ini dengan beberapa hari sebelumnya, ketika cuaca relatif bersahabat dan hasil tangkapan nelayan melimpah.
“Beberapa hari lalu nelayan sempat bersorak gembira. Hari Rabu, Kamis, dan Sabtu hasil tangkapan sangat banyak, seperti ikan layur, bawal putih, dan tenggiri. Tapi hari ini sebagian nelayan zonk, tidak mendapatkan apa-apa,” ucap Sakio.
Demi keselamatan, Sakio mengimbau para nelayan untuk lebih berhati-hati, terlebih saat ini telah memasuki musim angin barat yang dikenal rawan cuaca ekstrem.
Baca Juga: Ini Kesaksian Warga Pangandaran Soal Kerusakan Fasilitas Umum oleh Angkutan ODOL
“Saya menghimbau nelayan agar selalu berhati-hati saat melaut. Pastikan kondisi mesin dalam keadaan baik dan lengkapi diri dengan alat keselamatan,” ujarnya. (Kiki/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

3 hours ago
4

















































