Peminat Melonjak 75 Persen, Kuota SMAN 1 Bandung Tersisa 17 Kursi di SPMB Tahap Satu

6 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Kuota di SMAN 1 Bandung pada proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap satu hanya menyisakan 17 kursi. Sebagai besar telah terserap di proses Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).

Humas Eksternal SMAN 1 Bandung, Sukadi mengatakan, 17 kuota yang tersedia pada SPMB tahap satu meliputi 14 kursi untuk jalur prestasi akademik seperti kejuaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan lainnya, serta 3 kursi untuk jalur Murid Berkebutuhan Khusus (MBK).

Sementara itu, untuk SPMB tahap dua yang akan berlangsung mulai 30 Juni 2026, kuota yang tersisa bahkan hanya menyisakan 1 kursi untuk jalur domisili.

Baca Juga: Disdukcapil Ciamis Siapkan Inovasi WASTU KANCANA untuk SPMB 2026

“Kami hanya membuka pendaftaran untuk sisa kuota yang masih tersedia saja. Untuk tahap satu totalnya ada 17 kursi, dan tahap dua nanti tersisa satu kursi untuk jalur domisili,” kata Sukadi di SMAN 1 Bandung, Jalan Ir. H. Djuanda, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).

SMAN 1 Bandung Jadi Sekolah Penyangga dan Dinamika SPMB

Secara keseluruhan, daya tampung SMAN 1 Bandung berdasarkan kondisi riil sekolah yaitu, 462 siswa yang terbagi ke dalam 11 rombongan belajar (rombel).

Berdasarkan aturan standar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), jumlah ideal di dalam satu kelas memang 36 murid.

Baca Juga: SPMB Karut-Marut, Pemerhati Pendidikan Desak Pencopotan Kadisdik Jawa Barat

Namun, berdasarkan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi SMAN 1 Bandung menjadi salah satu satuan pendidikan yang menjadi sekolah penyangga. Sehingga, satu rombel dalam setiap kelas di SMAN 1 Bandung saat ini menjadi 42 murid.

“Gubernur punya kebijakan bahwa ada beberapa kecamatan yang tidak memiliki SMA Negeri, maka kami menjadi sekolah penyangga atas Kecamatan Cibeunying Kaler sebanyak 6 orang setiap rombel. Jadi ada 66 murid,” ujarnya.

Sementara mengenai dinamika pelaksanaan SPMB tahap satu, Sukadi menyebut, situasi relatif kondusif. Para orang tua yang datang hanya menanyakan seputar sisa kuota dan proses PCMB.

Baca Juga: Disdik Jawa Barat Masih Tunggu Juknis Pelaksanaan SPMB Sekolah Maung

“Tidak banyak keluhan, hanya pernyataan mengenai PCMB itu menjadi alat seleksi. Cuman kami tidak bisa menjelaskan karena itu ranah pengambil kebijakan. Lalu, menanyakan kuota mana saja yang masih terbuka,” ucapnya.

Lonjakan Peminat 75 Persen daripada Tahun Sebelumnya

Sukadi menambahkan, peminat ke SMAN 1 Bandung pada tahun ini mengalami kenaikan 75 persen dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan data pada sistem laman resmi, jumlah pendaftar yang memasukkan berkas mencapai hampir 3,500 calon murid, baik yang memilih SMAN 1 Bandung sebagai pilihan pertama, kedua, maupun ketiga.

“Ini tentu ada kenaikan sekitar 75 persen dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini hampir 3.500,” katanya.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat ini dipengaruhi oleh letak sekolah yang strategis di tengah kota serta rekam jejak capaian akademik alumni.

Pada tahun lalu, untuk jalur rapor atau Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), SMAN 1 Bandung menempati peringkat kedua se-Kota Bandung dengan meloloskan 49 lulusannya ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Mungkin karena lokasi SMAN 1 Bandung di tengah kota dan dari beberapa tahun terakhir lulusan kami cukup tinggi yang masuk PTN. Tahun lalu yang melalui jalur raport, ada sekitar 49 lulusan,” tuturnya. (Reza Deny/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |