harapanrakyat.com,- Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Setda Pemprov Jabar tengah membahas skema tukar guling aset Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dengan Bandara Husein Sastranegara. Sebagaimana diketahui, bahwa BIJB Kertajati berada di Kabupaten Majalengka, sedangkan Bandara Husein di Kota Bandung.
Baca Juga: DPRD Jawa Barat Minta Pemprov Mengkaji Dulu Sebelum Melepas Saham Mayoritas BIJB Kertajati
Skema tukar guling aset itu diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Beberapa waktu lalu, Dedi mengaku sudah menyampaikan skema itu saat bertemu Presiden Prabowo Subianto. Presiden Prabowo Subianto pun melihat beban fiskal APBD Jawa Barat yang setiap tahun harus menggelontorkan untuk membiayai BIJB Kertajati.
Kepala Biro BUMD, Investasi, dan Administrasi Pembangunan (BIA) Setda Jawa Barat, Deny Hermawan mengatakan, skema tukar guling masih dalam pembahasan lintas OPD. OPD yang terlibat dalam pembahasan skema tukar guling aset BIJB Kertajati dengan Bandara Husein Sastranegara yaitu, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Kemudian, Biro BIA, dan Biro Hukum Setda Jawa Barat.
“Masih pembahasan secara mendalam di lintas OPD. Karena ini kan berkaitan dengan investasi, aset, serta pengembangan wilayah yang merujuk pada rencana pembangunan daerah maupun nasional,” kata Deny, Selasa (27/1/2026).
Kendati masih dalam pembahasan, Deny memastikan rencana tukar guling ini tidak hanya sebatas konseptual. Lebih dari itu, pembahasan menyangkut teknis skema tukar guling, sehingga ketika terealisasi nantinya tidak menimbulkan persoalan.
Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Buka Opsi Lepas Saham Mayoritas BIJB Kertajati, Manajemen Buka Suara
Apalagi, gelontoran dana APBD Jawa Barat untuk operasional BIJB Kertajati tidak sedikit dalam setiap tahunnya. Oleh karena itu, preferensi kebijakan mesti mempertimbangkan sisi pengembangan wilayah, fiskal, dan tata ruang. “Kami sedang memastikan opsi teknis bersama institusi lainnya, supaya dapat terealisasi dengan baik,” ujarnya.
Rencana Tukar Guling Aset BIJB Kertajati dengan Bandara Husein Sastranegara Jadi Perhatian Bapenas
Lebih lanjut, ia menambahkan, skema tukar guling juga menjadi perhatian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Bahkan, Deny menyebut, skema ini masuk dalam agenda nasional untuk mengembangkan kawasan BIJB Kertajati.
“Pusat juga konsen terhadap hal itu. Bappenas tengah mengakselerasi master plan pengembangan kawasan Kertajati,” ucapnya.
Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Pertimbangkan untuk Melepas Saham Mayoritas BIJB Kertajati
Sementara mengenai skema tukar guling aset yang turut melihat PT Dirgantara Indonesia (PT DI) yang notabene berada di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Deny menyebut hal itu menjadi ilustrasi awal. Namun, proses apraisal atau penilaian aset terhadap BIJB Kertajati dengan Bandara Husein Sastranegara menjadi tahapan yang krusial, sebelum skema itu terealisasi. “Iya ilustrasi awal seperti itu, ada proses apraisal aset. Nanti kami update awal Februari,” pungkasnya. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

3 hours ago
5

















































