Pemprov Jawa Barat Bakal Ubah Permukiman di Cisarua KBB yang Terdampak Longsor Jadi Hutan

19 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bakal mengubah permukiman warga Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terdampak longsor menjadi kawasan hutan. Mengingat, permukiman itu termasuk Kawasan Bandung Utara (KBU).

Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Gelontorkan Rp1,3 Miliar untuk Pengungsi Korban Longsor Cisarua Bandung Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, Pemprov akan melakukan penanaman pohon agar permukiman itu kembali menjadi hutan. Pengembalian fungsi hutan yang sudah berubah menjadi permukiman, mau tidak mau harus Pemprov Jabar lakukan agar peristiwa yang sama kembali terjadi.

“Kami akan menghutankan kembali wilayah itu. Sementara yang terdampak musibah, kami berikan santunan ke ahli waris dan pencarian masih berlangsung,” kata Dedi dikutip Rabu (28/1/2026).

Selain di Kecamatan Cisarua, Pemprov Jawa Barat akan berupaya mengembalikan fungsi hutan dan resapan air di kawasan KBU lainnya. Sebab, bencana longsor seperti di Cisarua KBB ini terjadi bukan semata-mata karena faktor alam. Melainkan karena ada alih fungsi lahan, sehingga harus ada pencegahan. 

Baca Juga: WALHI Jawa Barat Sebut Pemicu Longsor Cisarua KBB Bentuk Kelalaian Pemerintah

“Nggak ada lahan lain, harus kembali menjadi hutan sebagaimana sebelumnya. Nggak boleh lagi terjadi di tempat lain, jadi harus ada pencegahan,” ujarnya.

Menyiapkan Lahan untuk Relokasi Warga Cisarua KBB Terdampak Longsor

Lebih lanjut Dedi menambahkan, saat ini Pemprov Jabar sedang mencari lahan untuk tempat relokasi warga yang terdampak longsor di Kecamatan Cisarua. Sebelum mendapat lahan untuk relokasi, pihaknya akan memberikan uang kompensasi untuk mencari rumah kontrakan untuk beberapa bulan ke depan.

“Kami berikan bekal untuk mencari kontrakan. Lalu kami relokasi dan konsep rumahnya nanti disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Insyaallah tanahnya kami penuhi,” tuturnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang saat ini masih tinggal di daerah rawan bencana, agar senantiasa mematuhi peringatan dari pemangku kebijakan.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Minta Aktivitas Penambangan Bukit di Kabupaten Bandung Dihentikan

Dedi tidak ingin kejadian longsor di Kecamatan Cisarua KBB, dan Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung terjadi di tempat lain hingga menyebabkan korban jiwa. “Kebiasaan warga kan nggak nurut kalau ada peringatan dini. Kasus yang di Arjasari kan sudah belah, tapi bandel,” pungkasnya. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |