harapanrakyat.com,- Pemprov Jawa Barat menggelontorkan dana senilai Rp1,3 miliar untuk korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Bencana yang terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026 dini hari tersebut, melanda Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, serta Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, dana itu untuk korban longsor guna mencari kontrakan sementara. Sebab, tempat pengungsian saat ini tergolong rawan bencana dan mengalami kepadatan pengungsi.
“Lebih baik mencari kontrakan agar tidak terjadi penumpukan. Kami siapkan Rp10 juta per kepala keluarga. Kami siapkan Rp1,340 miliar,” kata Dedi, Senin (26/1/2026).
Menurutnya, langkah untuk memindahkan mereka, agar di kawasan bencana fokus pada pencarian korban longsor Cisarua yang masih tertimbun material. Dedi pun meminta korban yang sudah mendapatkan dana bantuan, agar segera pindah ke tempat pengungsian yang lebih aman.
Baca Juga: Gunung Papandayan Garut Longsor! Pendaki Dilarang Mendekati Area Terdampak
“Petugas fokus mencari korban yang belum ditemukan. Kalau masih bertahan di tempat pengungsian, nanti rentan penyakit dan stres,” tuturnya.
Berikan Santunan Rp25 bagi Korban Longsor Cisarua yang Meninggal Dunia
Lebih lanjut Dedi menambahkan, selain memberikan dana untuk mencari kontrakan sementara, Pemprov Jabar juga memberikan santunan senilai Rp25 juta. Santunan tersebut untuk korban meninggal dunia, dan akan disalurkan kepada ahli waris.
Apabila, rumah mereka tidak terdampak, tetapi ada anggota keluarga yang meninggal dunia, ahli waris tetap mendapatkan santunan. “Yang meninggal dunia, kami siapkan santunan Rp25 juta. Penyaluran ke ahli waris,” tuturnya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Minta Aktivitas Penambangan Bukit di Kabupaten Bandung Dihentikan
Berdasarkan data sementara, total korban yang tertimbun material longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua berjumlah 105 jiwa. Sedangkan yang sudah ditemukan ada 29 jiwa. Sementara korban longsor di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang berjumlah 2 jiwa. Saat ini petugas SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang masih tertimbun material longsor. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

2 days ago
12

















































