harapanrakyat.com,- Di bulan peringatan Bulan K3 Nasional 2026, RSUD Pandega Pangandaran, Jawa Barat, menegaskan kembali komitmennya dalam menjadikan standar keselamatan sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem kerja rumah sakit. Di lingkungan kerja dengan tingkat risiko tinggi, penerapan K3 yang konsisten dinilai menjadi pembeda utama antara pelayanan yang rentan dengan pelayanan yang andal dan berkelanjutan.
Manajemen RSUD Pandega menekankan, bahwa tanggung jawab keselamatan tidak boleh hanya bertumpu pada pundak unit tertentu. Sebaliknya, ini adalah janji kolektif yang harus diinternalisasi oleh seluruh elemen. Mulai dari dokter spesialis, perawat, staf pendukung operasional, hingga jajaran direksi.
Bulan K3 Nasional 2026, Perkuat Komitmen Keselamatan Kerja
Momentum tahun ini menjadi titik krusial bagi RSUD Pandega untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap standar keselamatan yang ada. Sebagai institusi kesehatan, risiko yang dihadapi sangatlah nyata. Mulai dari ancaman paparan penyakit menular, kelelahan kerja (burnout) akibat beban tugas yang tinggi, hingga potensi kecelakaan kerja akibat kelalaian prosedur teknis.
“Keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban, tetapi komitmen kita bersama,” tulis manajemen dalam pernyataan resminya di akun Instagram resmi RSUD Pandega.
Baca Juga: RSUD Pandega Tambah Layanan Kesehatan Baru, Bupati Citra Bentuk Tim Khusus Pengawas
Lebih jauh, rumah sakit tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP). Tetapi juga, berupaya menumbuhkan budaya keselamatan yang hidup dan berkelanjutan. Dalam ekosistem kerja tersebut, keselamatan tenaga kesehatan, pasien, rekan kerja, serta pengunjung dipandang sebagai satu kesatuan yang saling berkaitan.
Budaya keselamatan ini dibangun melalui proses berkesinambungan yang bertumpu pada tiga pilar utama. Antara lain, peningkatan kepekaan terhadap potensi bahaya, penerapan disiplin tanpa kompromi dalam menjalankan SOP. Kemudian yang terakhir, penumbuhan kepedulian aktif antarsesama pegawai untuk saling mengingatkan terhadap tindakan berisiko.
Korelasi Keamanan dan Mutu Pelayanan
Penerapan K3 yang konsisten memiliki dampak domino yang positif terhadap kualitas layanan publik di Pangandaran. Secara empiris, tenaga kesehatan yang bekerja dalam lingkungan yang aman dan terlindungi, cenderung memiliki fokus yang lebih tajam dan dedikasi yang lebih optimal.
Dengan visi menuju zero accident (nol kecelakaan kerja), RSUD Pandega Pangandaran memandang K3 sebagai investasi jangka panjang. Lingkungan kerja yang sehat dan produktif bukan hanya akan meningkatkan kesejahteraan pegawai. Tetapi juga memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan kesehatan di masa depan.
Baca Juga: RSUD Pandega Pangandaran Edukasi Masyarakat Soal Etika dan Jadwal Kunjungan Pasien
Melalui gerakan Bulan K3 Nasional 2026 ini, RSUD Pandega Pangandaran membuktikan, bahwa keselamatan kerja adalah ruh dari setiap pengabdian medis yang mereka berikan kepada masyarakat. (Adi/R5/HR-Online)

18 hours ago
7

















































