harapanrakyat.com,- Persib Bandung dikabarkan mulai mengalihkan fokus perburuan penjaga gawang baru untuk putaran kedua musim 2025/2026. Kabar ini menguat setelah spekulasi mendatangkan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, meredup. Nama Cyrus Margono kini mencuat sebagai kandidat kuat pengawal gawang Maung Bandung.
Ketertarikan klub terhadap Cyrus Margono dinilai masuk akal secara strategis. Kiper berusia 24 tahun ini resmi berstatus bebas transfer usai mengakhiri kontrak dengan KF Dukagjini, klub kasta tertinggi Kosovo, pada akhir tahun lalu.
Baca juga: Persib Jadi Tim Paling Sedikit Kebobolan, Bojan Hodak Tinggal Evaluasi Daya Serang
Selain itu, status Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandang Cyrus memungkinkan pelatih Bojan Hodak memperkuat sektor pertahanan. Hal ini dapat dilakukan tanpa harus mengorbankan kuota pemain asing.
Persib Bandung Lirik Cyrus Margono
Isu perpindahan Cyrus Margono Persib Bandung ini mulai memanas di media sosial seiring kebutuhan tim akan pelapis tangguh bagi Teja Paku Alam. Hal ini menjadi penting terutama menjelang jadwal padat kompetisi domestik dan babak gugur AFC Champions League 2. Manajemen Persib Bandung dilaporkan tengah melakukan evaluasi internal di Graha Persib. Namun, pihak manajemen masih menutup rapat informasi terkait negosiasi kontrak.
Pelatih Bojan Hodak memastikan bahwa setiap pemain yang diincar harus sesuai dengan skema permainan. Mereka juga harus memiliki kebugaran fisik yang siap tempur. “Kami selalu memantau pemain berkualitas, terutama mereka yang berstatus lokal atau WNI,” ujar Hodak singkat.
Baca juga: Dominasi Uilliam Barros dan Julio Cesar Bawa Persib Bandung Juara Paruh Musim
Jika kesepakatan tercapai, Cyrus diharapkan segera bergabung dalam sesi latihan di Bandung sebelum bursa transfer tengah musim ditutup.
Perbandingan Kualitas Cyrus Margono dan Teja Paku Alam
Perbedaan paling mencolok antara keduanya terletak pada aspek fisik dan profil usia. Cyrus Margono, yang berusia 24 tahun, menawarkan keunggulan postur tubuh ideal bagi kiper modern dengan tinggi mencapai 191 cm. Angka ini jauh mengungguli Teja Paku Alam (31 tahun) yang memiliki tinggi 177 cm. Dengan postur tersebut, Cyrus memiliki jangkauan lebih luas untuk menghalau bola atas dan menutup sudut tembak lawan.
Dari sisi pengalaman dan mentalitas bertanding, Teja Paku Alam masih memegang kendali. Teja telah bertahun-tahun merasakan atmosfer Liga 1 dan kompetisi Asia (AFC). Hal itu membuatnya memiliki komunikasi yang lebih matang dengan barisan pertahanan Persib. Sementara itu, Cyrus membawa pengalaman kompetisi dari Benua Eropa, tepatnya di Yunani dan Kosovo. Meskipun secara teknik dasar mumpuni, Cyrus masih perlu membuktikan kemampuan adaptasinya dengan karakter permainan sepak bola Indonesia yang cepat dan keras.
Baca juga: Gelandang Serang Persib Bandung Diam-diam Mengisi Amunisi Jelang Laga Besar
Dalam hal refleks dan ketangkasan, Teja Paku Alam merupakan salah satu shot-stopper terbaik di tanah air. Kelincahannya dalam situasi satu lawan satu seringkali menjadi penyelamat Persib dari kekalahan. Di sisi lain, Cyrus Margono menawarkan gaya bermain yang lebih modern.
Sebagai kiper sepak bola Eropa, ia cenderung lebih tenang saat menguasai bola dan mampu terlibat dalam skema build-up play (memulai serangan dari bawah). Ini adalah sebuah atribut yang disukai pelatih modern. Secara statistik, Teja memiliki persentase clean sheet yang sedikit lebih stabil (sekitar tiga puluh lima sampai empat puluh persen) karena faktor kematangan posisi. Namun, Cyrus Margono merupakan investasi jangka panjang yang sangat berpotensi bagi Persib Bandung. (Revi/R6/HR-Online)

1 week ago
36

















































