FIFA secara resmi mengumumkan daftar tuan rumah, peserta, dan komposisi grup untuk FIFA Series 2026. Ajang ini sebuah inisiatif yang menjadi tonggak baru dalam transformasi sepak bola internasional. Edisi kali ini menandai ekspansi besar-besaran, mempertemukan keberagaman talenta dari seluruh penjuru dunia dalam satu panggung kompetisi yang inklusif.
Baca Juga: Profil Bulgaria, Kandidat Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Menyusul keberhasilan format awal, FIFA kini memperluas jangkauan turnamen dengan melibatkan 48 tim nasional yang terbagi ke dalam 12 grup. Skala ini merepresentasikan hampir seperempat dari total anggota global FIFA, menegaskan komitmen federasi untuk memberikan jam terbang internasional bagi negara-negara di setiap level kekuatan.
Gelaran FIFA Series ini rencananya akan berlangsung pada bulan Maret dan April 2026, yang akan tersebar di 11 negara tuan rumah. Rwanda mencatatkan sejarah dengan menjadi tuan rumah bagi dua grup sekaligus. Sementara Indonesia dipercaya menjadi salah satu panggung utama untuk sektor putra.
Secara keseluruhan, peserta dan pembagian FIFA Series 2026 mencakup sembilan grup putra dan tiga grup putri. Penyelenggaraan kategori putra akan tersebar di Australia, Azerbaijan, Indonesia, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan. Sementara itu, supremasi sepak bola putri akan dipertandingkan di Brasil, Pantai Gading, dan Thailand.
Salah satu aspek paling unik dari FIFA Series adalah keberagaman profil kompetitifnya. Di sektor putra, penonton akan menyaksikan spektrum peringkat FIFA yang luas. Mulai dari Australia yang mapan di peringkat 26 dunia, hingga Kepulauan Virgin Amerika Serikat yang berada di peringkat 207.
Baca Juga: Cuma Main 2 Pertandingan, Ini Skema Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Fenomena serupa juga terjadi di sektor putri. Brasil, sang raksasa peringkat 7 dunia, akan berbagi panggung global yang sama dengan tim-tim yang tengah merintis prestasi seperti Turks and Caicos (peringkat 194).
“Inisiatif ini bukan sekadar pertandingan persahabatan, melainkan platform pengembangan teknis. Kami menciptakan kesempatan bagi tim nasional untuk berkompetisi lintas konfederasi tanpa membebani jadwal internasional yang sudah ada,” tulis pernyataan resmi FIFA.
Pembagian Peserta dan Grup FIFA Series 2026
Bagi lima partisipan putra, Australia, Tanjung Verde, Curaçao, Selandia Baru, dan Uzbekistan, turnamen ini menjadi ajang pemanasan krusial sebelum mereka berlaga di Piala Dunia 2026. Namun, manfaat FIFA Series melampaui skor akhir pertandingan.
Bagi negara tuan rumah dan peserta, ajang ini adalah simulasi turnamen besar. FIFA memberikan bimbingan langsung dalam penyelenggaraan acara berskala internasional. Kemudian, pengembangan kapasitas wasit, manajemen operasional dan organisasi kompetisi, dan peningkatan visibilitas melalui siaran global yang dapat diakses oleh penggemar di seluruh dunia.
Berikut adalah rincian peserta dan pembagian grup untuk kategori putra berdasarkan negara tuan rumah:
Indonesia (AFC): Indonesia, Bulgaria, Kepulauan Solomon, Saint Kitts dan Nevis
Australia (AFC): Australia, Kamerun, Tiongkok PR, Curaçao
Azerbaijan (UEFA): Azerbaijan, Oman, Sierra Leone, Saint Lucia
Kazakhstan (UEFA): Kazakhstan, Komoro, Kuwait, Namibia
Selandia Baru (OFC): Selandia Baru, Tanjung Verde, Cile, Finlandia
Puerto Riko (Concacaf): Puerto Riko, Samoa Amerika, Guam, Kepulauan Virgin AS
Rwanda (CAF) – A: Rwanda, Estonia, Grenada, Kenya
Rwanda (CAF) – B: Aruba, Liechtenstein, Makau, Tanzania
Uzbekistan (AFC): Uzbekistan, Gabon, Trinidad dan Tobago, Venezuela
Baca Juga: FIFA Series 2026 di Indonesia; Bukan Menantang Finlandia, Ini Calon Lawan Timnas Garuda
Federasi sepak bola internasional ini sudah mengumumkan semua peserta yang ikut, dan pembagian grup FIFA Series 2026. Namun untuk jadwalnya, FIFA akan diumumkan dalam waktu dekat. (Adi/R5/HR-Online)

3 hours ago
5

















































