Program MBG Jadi Angin Segar bagi Pelaku Usaha Lokal, DKUKMPP Ciamis: Tangkap Peluangnya!

17 hours ago 7

harapanrakyat.com,- Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak positif yang signifikan bagi para pelaku usaha lokal. Program nasional ini dianggap mampu memutar roda ekonomi di tingkat bawah secara cepat.

Kepala DKUKMPP Kabupaten Ciamis, Dadan Wiadi mengatakan, program MBG adalah peluang besar bagi para pelaku UMKM di daerah. Terutama dalam hal keterlibatan penyediaan bahan pangan untuk kebutuhan dapur MBG.

Baca Juga: Sejumlah Sekolah di Banjaranyar Ciamis belum Tersentuh Program MBG, Kepsek Merasa Dianaktirikan

“Kalau peluang MBG ini bisa ditangkap dengan cermat, maka ekosistem ekonomi baru akan bertumbuh. Kami sudah mulai mendapatkan laporan bahwa beberapa Industri Kecil Menengah (IKM) lokal Ciamis, seperti produsen roti, abon, tahu, hingga tempe, sudah mulai terlibat dalam program tersebut,” kata Dadan kepada harapanrakyat.com, Senin (19/1/2026).

Program MBG Kunci Pembuka Peluang Ekonomi Pelaku Usaha Lokal Ciamis

Menurutnya, Program MBG punya fungsi ganda. Selain fokus meningkatkan kualitas gizi anak-anak, juga menjadi kunci pembuka peluang ekonomi bagi pengusaha lokal.

Baca Juga: DPMPTSP Ciamis Optimis Program Makan Bergizi Gratis Dongkrak Investasi dan Ekonomi Lokal

Ia pun menaruh harapan besar agar pengelolaan dapur-dapur MBG yang tersebar di wilayah Ciamis lebih memprioritaskan produk asli daerah dari para pelaku usaha lokal.

“Harapan kita, dapur-dapur MBG yang ada di Kabupaten Ciamis bisa mendahulukan produk lokal daerah kita sendiri. Jadi perputarannya benar-benar di Ciamis,” tambahnya.

Baca Juga: Komisi D DPRD Ciamis Ingatkan SPPG Dapur MBG Tidak Bermain Harga Kebutuhan Pokok

Meski peluang terbuka lebar, Dadan tetap mengingatkan para pelaku usaha lokal atau UKM untuk tidak abai terhadap aspek administratif. Agar produk lokal bisa bersaing dan masuk ke dalam rantai pasok resmi, legalitas usaha menjadi syarat mutlak.

“Kami terus memberikan arahan agar para UKM wajib menempuh perizinan legalitas usaha. Legalitas itu bukan lagi sekadar formalitas, tapi alat strategis agar UMKM kita naik kelas dan mendapatkan perlindungan hukum yang jelas,” pungkasnya. (Fahmi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |