Remaja di Garut Lolos dari Maut Usai Terserempet Kereta Commuter Line

5 days ago 24

harapanrakyat.com,- Seorang pemuda di Kabupaten Garut, Jawa Barat, baru saja mengalami kejadian luar biasa. Remaja bernama Anggi Ramdani (19) berhasil selamat dari maut, meskipun sempat tertemper kereta api Commuter Line yang sedang melaju kencang.

Meskipun nyawanya tertolong, korban saat ini harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit akibat sejumlah luka serius yang dideritanya di berbagai bagian tubuh.

Kronologi Remaja Tertemper Kereta Commuter Line di Garut

Peristiwa mendebarkan ini bermula ketika Anggi berniat menyeberangi rel kereta api yang berlokasi di Kampung Cibodas, Desa Keresek, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. Berdasarkan informasi di lapangan, korban tampaknya tidak menyadari adanya kereta yang akan melintas di jalur tersebut.

Baca Juga: Wanita Paruh Baya Asal Garut Tewas Usai Tertemper Kereta Api

Saat baru saja hendak melangkahkan kaki di pinggiran rel, bagian lokomotif kereta Commuter Line menyenggol tubuh remaja tersebut hingga ia terpental cukup jauh.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa posisi korban saat itu memang terlalu berisiko karena berada sangat dekat dengan jalur aktif kereta api.

Penyebab dan Penjelasan Pihak Kepolisian

Kasi Humas Polres Garut, Ipda Adi Susilo, membenarkan adanya insiden tersebut pada Jumat (23/1/2026). Ia menjelaskan bahwa titik kecelakaan berada di Kilometer 0/6 petak jalur rel Pasir Jengkol–Cibatu.

“Diduga kuat jarak antara korban dengan rel terlalu dekat. Sehingga ia tertemper kereta api Commuter Line saat sedang berdiri di pinggir jalur tersebut,” jelas Ipda Adi Susilo.

Baca Juga: Tak Hiraukan Klakson Masinis, Pria di Garut Tewas Tertemper Kereta Api

Akibat jarak yang terlalu mepet, benturan tak terhindarkan meskipun korban tidak tertabrak secara penuh. Saat ini, Anggi Ramdani tengah berjuang untuk pulih di bawah pengawasan tim medis. Luka-luka yang korban alami tergolong cukup parah dan memerlukan penanganan khusus.

Adi Susilo mengatakan, beberapa detail cedera yang diderita korban meliputi luka robek di kepala bagian kanan yang mengharuskan tindakan tujuh jahitan. Lebam pada kepala bagian kiri serta keluarnya darah dari telinga. Serta luka lecet di kedua kaki dan luka robek pada pergelangan kaki kanan.

Baca Juga: Seorang Pemuda Ditemukan Tewas, Diduga Tertabrak Kereta Api di Cijeungjing Ciamis

Imbauan Keamanan bagi Masyarakat

Pihak kepolisian telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian serta pihak keluarga korban. Menanggapi insiden ini, Polres Garut kembali mengeluarkan imbauan tegas bagi masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar area rel kereta api.

Warga diingatkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Karena kereta api memiliki jalur khusus yang sangat berbahaya jika dijadikan tempat beraktivitas tanpa prosedur keamanan yang benar. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |