harapanrakyat.com,- Tumpukan sampah terlihat di sejumlah titik di wilayah Kota Tasikmalaya pada Sabtu pagi, 30 Mei 2026. Sampah yang menumpuk ini tidak hanya terjadi di kawasan permukiman warga, melainkan juga merambah ke area pusat kota Tasikmalaya. Seperti Jalan HZ Mustofa dan Jalan SL Tobing, serta sejumlah titik Jalan lainnya.
Baca Juga: Kisah Suparman, Pemulung Tasikmalaya yang Bekerja 19 Jam di Tengah Tumpukan Sampah
Lonjakan volume sampah terjadi setelah momen hari Raya Idul Adha. Selain itu, pemicu keterlambatan pengangkutan sampah ini oleh kendala teknis pada armada pengangkut.
Akibat sampah yang menumpuk tersebut, Plh Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan. Ia mengungkapkan, bahwa proses pembersihan terhambat karena sebagian fasilitas pengangkut saat ini sedang masuk masa perawatan.
“Iya mohon maaf. Memang karena ada keterbatasan armada pengangkut yang sebagian dalam perbaikan,” ungkap Diky kepada harapanrakyat.com, Sabtu (30/5/2026).
Khusus untuk penanganan sampah di kawasan pedestrian Jalan HZ Mustofa, Diky menjelaskan, bahwa operasional becak motor (cator) yang biasa digunakan terpaksa tertunda akibat proses pemeliharaan rutin.
Pemerintah Kota Tasikmalaya sebenarnya terus mengupayakan penambahan unit armada baru. Namun, rencana tersebut harus menyesuaikan dengan kondisi anggaran daerah yang saat ini sedang mengalami efisiensi ketat.
“Ke depan jika anggarannya ada, kita usulkan penambahan armada. Tapi jika tidak, kami akan mencari jalan lain,” ucapnya.
Senada dengan Plh Wali Kota, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, Fery Arif Maulana menegaskan, bahwa personel di lapangan tetap disiagakan untuk mengurai sampah dari limbah rumah tangga yang menumpuk tersebut.
Fery menyebutkan, bahwa peningkatan volume sampah pasca-hari besar memerlukan waktu penanganan yang lebih lama dari biasanya. Kendati demikian, DLH memastikan proses evakuasi sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tetap berjalan secara bertahap meski di hari libur.
“Saya minta maaf. Kami terus berupaya menyelesaikan ini. Pengangkutan terus kami lakukan, meski sedikit terlambat. Tim kami terus bekerja sekalipun di hari libur,” pungkas Fery. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

3 hours ago
7

















































