Satukan BUMD di Jawa Barat, Dedi Mulyadi Tiru Konsep Danantara

6 days ago 22

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana meniru konsep Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang menyatukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi superholding. Konsep itu bakal Dedi terapkan untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Jawa Barat. Hal itu bertujuan itu mengefektifkan tata kelola BUMD, sehingga akan menjadi satu seperti halnya Danantara.

Baca Juga: Respons Dedi Mulyadi Soal Helmy Yahya dan Mardigu Wowiek yang Gagal Jadi Komisaris Bank BJB

“Danantara kan mencatatkan semua aset menjadi nilai strategis untuk mengembangkan pembangunan seperti hilirisasi. Jadi nanti di Jawa Barat akan jadi satu BUMD,” kata Dedi dikutip Jumat (23/1/2026).

Rencana penggabungan BUMD di Jabar akan berlangsung pada pekan, melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Namun, Dedi memastikan, Bank BJB yang notabene merupakan salah satu BUMD di Jabar tidak akan tergabung dalam superholding tersebut.

Baca Juga: Kabar Gembira! Gubernur Dedi Mulyadi Umumkan Jawa Barat Peringkat Pertama Investasi

“Pekan depan akan ada MoU bagi semua BUMD di Jawa Barat yang bergabung menjadi satu, kecuali Bank BJB. Jadi hanya dua, satu BUMD dan Bank BJB,” ujarnya.

Alasan Penggabungan BUMD di Jawa Barat

Dedi menilai, saat ini banyak BUMD di Jabar yang rata kelola berantakan. Sehingga, akhirnya menimbulkan kerugian karena penyertaan modal terus berlanjut tapi tidak menghasilkan dividen.

Dengan kondisi tersebut, Dedi menyebut langkah penggabungan menjadi langkah strategis untuk memaksimalkan aset milik BUMD yang nilainya sekitar Rp4 triliun guna menambah pendapatan daerah.

“Buat nggak berantakan seperti sekarang, utamanya BUMD yang tidak punya konsep pengelolaan yang baik dan benar hingga menyebabkan kerugian. Tapi di situ ada aset yang sekitar Rp4 triliun, itu strategis kalau ada pengelolaan yang baik,” tuturnya.

Berdasarkan data dari akun resmi Biro BUMD, Investasi, dan Administrasi Pembangunan (BIA), saat ini Pemprov Jawa Barat memiliki 38 BUMD yang bergerak di berbagai bidang.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ungkap Utang BUMN ke Bank BJB yang Mencapai Triliunan Rupiah

Adapun rinciannya yaitu, 12 Bank Perkreditan Rakyat (BPR), 14 Lembaga Keuangan Mikro (LKM), 9 di bidang pangan, air minum, migas, kawasan industri, dan lain-lain. kemudian, 1 Perusahaan Asuransi, 1 Perusahaan Penjaminan, serta 1 Bank Pembangunan Daerah yaitu Bank BJB. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |