harapanrakyat.com,- Maraknya tantangan sosial yang membayangi generasi muda, mulai dari pergaulan berisiko, penyalahgunaan media digital, hingga kekerasan seksual, mendorong Tunas Taman Jingga menggelar aksi nyata. Berkolaborasi dengan Immawati Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, lembaga tersebut menyelenggarakan sosialisasi “Pencegahan Kenakalan Remaja dan Pendidikan Seksualitas” di Madrasah Aliyah (MA) Program Khusus (PK) Al-Hikmah Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat Rabu (5/8/2026).
Puluhan siswa-siswi tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan yang dirancang interaktif tersebut.
Tujuan Sosialisasi kepada Siswa MA PK Al Hikmah Tasikmalaya
Kepala Bidang Pendidikan Tunas Taman Jingga, Nurmala, menjelaskan bahwa program kolaboratif ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja akan nilai-nilai kehidupan agar mereka mampu mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab.
“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya tantangan yang dihadapi remaja saat ini, mulai dari kasus kenakalan remaja hingga kekerasan seksual yang masih marak terjadi di masyarakat maupun lembaga pendidikan,” ujar Nurmala.
Ia menepis pandangan bahwa remaja nakal adalah bawaan sejak lahir. Menurutnya, setiap anak terlahir dengan fitrah kebaikan, namun dipengaruhi oleh dinamika lingkungan dan era digital.
“Selama ini pendidikan seksualitas masih dianggap tabu, padahal remaja berhak mendapat informasi dari sumber yang tepat mengenai pencegahan kekerasan seksual, cara melindungi diri, serta menghormati orang lain. Melalui kolaborasi bersama IMM dan MA PK Al-Hikmah, kami ingin menyediakan ruang edukasi yang aman dan bermakna,” tambahnya.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi hangat dari pihak sekolah. Guru MA PK Al-Hikmah, Erik Supriadi, S.Fil.I., menyebut para siswa sangat antusias karena mendapatkan suasana belajar yang berbeda dari biasanya.
“Efektivitas sosialisasi ini sangat positif. Hal-hal seperti inilah yang dibutuhkan remaja sekarang. Terutama terkait isu pelecehan. Kami berharap tidak berhenti sebagai agenda sekali jalan. Namun terus berlanjut secara berkala dengan materi-materi baru yang relevan bagi perkembangan peserta didik,” katanya. (Rafi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

1 day ago
15

















































