harapanrakyat.com,- Teror ular kobra menghantui warga Kecamatan Limbangan Garut, Jawa Barat. Di Kampung dan Desa yang sama, petugas berhasil mengevakuasi 2 ekor ular serupa sebelum masuk ke dalam rumah masyarakat. Informasi dari warga, ular mematikan dengan ukuran jumbo itu diduga keluar dari sarangnya yang berada di sebuah kebun bambu.
Baca juga: Hilang 12 Hari, Jasad Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Dalam Sumur Bersama Ular Kobra
Ular berukuran besar jenis king kobra membuat panik warga Kampung Cihanjuang, Desa Pangereunan, Kecamatan Limbangan, Garut, pada Senin (31/8/2026) sore. Hewan melata yang bisa membuat mati manusia tersebut keluar dari sarangnya di sebuah kebun bambu tak jauh dari pemukiman masyarakat.
Teror Ular Kobra yang Masuk ke Pemukiman Warga
Ular tersebut kemudian masuk ke halaman salah satu rumah lalu bersembunyi di tumpukan kayu bekas. Melihat ular tersebut hendak masuk rumah, warga sekitar kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak berselang lama, damkar setempat langsung melakukan pencarian ular tersebut dengan cara menyingkirkan tumpukan kayu bekas yang menumpuk.
Benar saja, saat tumpukan kayu itu dipindahkan, sang ular telah kuda – kuda untuk menyerang petugas damkar. Beruntung anggota pemadam lain sigap, dan segera mengunci bagian kepala ular dengan alat yang telah dipersiapkan.
“Ular nyaris saja masuk ke rumah warga. Menurut informasi berasal dari kebun bambu. Penanganan membutuhkan 10 menit sehingga ular jenis king kobra dengan panjang 3 meter itu bisa dievakuasi tanpa menimbulkan korban,” jelas Basuki Eko, Kadis Damkar Garut, Senin (31/8/2026).
Baca juga: Ular King Cobra 3 Meter Bikin Geger Pekerja Proyek Jembatan di Ciamis, Damkar Turun Tangan
Pasca penanganan di lokasi awal, petugas damkar kembali menerima laporan bahwa ada ular jenis serupa terlihat melintas di jalan kebun. Untuk menghindari adanya korban gigitan, anggota pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi kedua yang berasal dari informasi masyarakat.
“Di kampung dan desa yang sama namun berbeda RT, petugas kembali menerima laporan bahwa ular jenis serupa terlihat di area jalan kebun. Jadi jumlahnya 2 ekor,” tambahnya.
Saat ini kedua ekor ular tersebut telah berhasil diamankan dan dievakuasi ke mako Damkar. Warga sekitar yang awalnya kerap diteror dapat bernafas lega dan lagi takut akan kemunculan hewan berbisa mematikan tersebut. (Pikpik/R6/HR-Online)

12 hours ago
4

















































