Tips Konten Kreator Pemula Modal HP Kentang agar Bisa Cuan, Pahami Ini Dulu sebelum Terjun 

13 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Tips konten kreator pemula banyak sekali yang membagikan di media sosial dari mereka yang sudah terbilang mapan. Namun siapa sangka, banyak juga semangat di awal kemudian mengurungkan niatnya karena gawainya terlampu jadul. 

Umumnya, banyak orang yang berasumsi bahwa video mesti sebening kristal atau setajam film bioskop demi menjaring penonton. Padahal, di platform media sosial saat ini, substansi konten jauh lebih krusial daripada peralatan yang digunakan. Lalu, apa yang paling penting bagi kreator pemula?

Sebelum lebih jauh, masalah handphone standar alias HP kentang, memori pas-pasan, kamera standar, baterai cepat habis seringkali menjadi penghambat mereka yang ingin maju. Namun jangan patah semangat karena peluang tetap ada, bahkan bisa setara dengan mereka yang memiliki HP terbaru dan harga yang lumayan. Perlu diingat, prioritas utama bukan pada harga alat, melainkan pada bagaimana Anda mengakali keterbatasan tersebut.

Beberapa Tips Konten Kreator Pemula

Kreator pemula sering melupakan prinsip paling dasar ini, yakni penonton sebenarnya masih memaafkan kualitas gambar yang sedikit buram. Akan tetapi, mereka akan segera meninggalkan konten jika suaranya tidak jelas. Karena itu, Anda harus kembali memeriksa apakah suara pada HP Anda masih berfungsi dengan baik. Jika iya, itu adalah modal utama Anda. 

Seperti yang kita ketahui, ternyata banyak kreator sukses yang memulai video mereka dengan narasi suara atau voice over, bukan menampilkan wajah mereka. Sehingga, apabila kamera HP Anda kurang optimal merekam video bergerak, Anda bisa menerapkan strategi Slide Foto. Apalagi saat ini banyak platform media sosial seperti Tiktok yang menyediakan fitur untuk slide foto.

Caranya, Anda cukup merekam suara cerita, kemudian menutup visualnya menggunakan potongan-potongan foto atau gambar yang dijahit menjadi satu bingkai. 

Baca juga: Keuntungan Facebook Pro untuk Konten Kreator Pemula yang Harus Diketahui

Sedangkan untuk aplikasi penyunting video gratisan di HP, saat ini mampu melakukan tugas ini dengan sangat ringan. Oleh sebab itu, tidak ada alasan lagi untuk berhenti berkarya karena kamera buram. Selama mulut masih bisa mengeluarkan suara dan HP masih mampu merekam dengan baik, itu adalah modal yang sangat berharga untuk melanjutkan niat menjadi konten kreator. 

Video Stabil tanpa Gimbal

Kemudian soal video, apabila gawai Anda tidak memiliki fitur peredam getaran (stabilizer) yang membuat hasil video bergetar, tak perlu terburu-buru membeli peralatan mahal. Sebab, banyak trik yang bisa kita lakukan, bahkan tanpa alat sekalipun, hanya menggunakan teknik pemanfaatan tubuh secara baik. 

Di antara caranya adalah dengan teknik jepit sikut. Saat mereka sambil berdiri, Anda bisa menempelkan kedua sikut lengan dengan rapat ke bagian rusuk badan. Kemudian pegang HP menggunakan kedua tangan. Dari ini, tubuh Anda adalah tiang penyangga yang bisa mengurangi goyangan saat merekam.

Selain itu, bisa juga menggunakan cara memanfaatkan bantuan benda mati. Jika merekam objek yang diam seperti memasang atau unboxing, Anda bisa menumpuk buku atau menyandarkan HP di gelas yang berbobot. Ini bisa jadi tripod paling kokoh dan murah. 

Kemudian, tips bagi konten kreator pemula agar hasil videonya maksimal, bisa menggunakan cahaya matahari. Keberadaan cahaya sangat berperan besar terhadap hasil dan kualitas video. Jika gelap, maka hasilnya akan berbintik alias noise. Karena itu, alternatifnya saat merekam video lebih baik di luar ruangan agar kamera mendapatkan banyak cahaya. 

Meski begitu, Anda harus ingat teori sederhananya, yakni Anda harus memastikan cahaya menyinari wajah atau objek utama. Jangan sekali-kali membelakangi sumber cahaya. Jika Anda membelakangi jendela, wajah Anda akan tampak gelap gulita atau menjadi siluet. 

Cara Cepat Produksi Konten

Selain tips dasar di atas yang memudahkan Anda untuk memulai menjadi kreator di media sosial, ada masalah baru yang datang, yakni rasa malas untuk proses menyunting atau pengeditan. 

Sebagai pemula, Anda harus membuang jauh-jauh keinginan membuat video dengan efek jedag-jedug yang rumit. Perlu Anda ingat, platform media sosial seperti TikTok atau Facebook Reels menyukai konten yang bersifat mentah dan asli. Sehingga, Anda bisa saja langsung membuka kamera dari aplikasi, lalu rekam poin pentingnya dengan sistem rekam-pause-rekam dan di akhir perekaman baru stop. 

Apabila ada bagian video terdapat kesalahan yang perlu dikoreksi, Anda bisa langsung memotongnya di aplikasi platform media sosial tersebut. Lakukan hal itu secara berulang hingga menjadi kebiasaan. Setelah sudah bisa merekam langsung dari kamera aplikasi, baru kemudian kita upload ke media sosial yang kita miliki. 

Dari beberapa tips untuk konten kreator pemula di atas, HP kentang hanya sebatas istilah. Namun bagi konten kreator yang memiliki kreativitas, alat sederhana sekalipun bisa menghasilkan karya dan karya itu bisa menjadi pundi-pundi cuan. (Muhafid/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |