harapanrakyat.com,- Pemprov Jawa Barat mendukung langkah Pemerintah Pusat yang memperpanjang kebijakan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab, penerapan WFH tidak mengganggu kinerja Pemprov Jawa Barat, bahkan terbukti memacu produktivitas pembangunan daerah.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, penerapan WFH di lingkungan Pemprov Jabar berjalan efektif tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik.
Kebijakan WFH yang berjalan di Pemprov Jawa Barat berfokus pada pegawai yang menjalankan fungsi administrasi dan pengolahan data dokumen secara digital dari mana saja.
Baca Juga: Dana Bagi Hasil Tak Kunjung Cair, Dedi Mulyadi Pertimbangkan Pinjaman Daerah Rp3,4 Triliun
Meskipun memberikan fleksibilitas bagi ASN di sektor administratif, Pemprov Jawa Barat tetap membedakan skema kerja untuk petugas lapangan.
Para pegawai yang mengurus pekerjaan teknis, operasional, dan pelayanan langsung tetap bekerja di lapangan guna memastikan roda pembangunan infrastruktur berjalan optimal.
“Kami tidak masalah pegawai bekerja dari rumah, yang terpenting adalah output dan produksi pekerjaan tetap berjalan. Jawa Barat sudah membuktikan penerapan WFH, hasil pembangunan justru meningkat daripada yang dulu masuk setiap hari,” kata Dedi dikutip Kamis (6/8/2026).
Pemprov Jawa Barat WFH, Fokus Pada Capaian Kinerja ASN Administrasi dan Pelayanan Lapangan
Dedi menambahkan, pihaknya melakukan evaluasi berkala untuk memantau capaian target kinerja setiap individu maupun unit kerja.
Penyesuaian skema WFH ini diharapkan menjadi momentum modernisasi tata kelola birokrasi di Jawa Barat agar lebih efisien, responsif, dan berbasis hasil.
Pemprov Jabar memastikan kelancaran koordinasi antar-instansi tetap terjaga berkat dukungan infrastruktur digital pemerintahan yang sudah terintegrasi.
“Pegawai bagian administrasi bekerja dari rumah enggak papa. Yang tidak bisa di rumah, mereka yang bertugas secara teknis di lapangan,” ujarnya.
Sebagai informasi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari menyampaikan perpanjangan kebijakan WFH bagi ASN sampai September 2026.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Tentukan Fokus Utama Pembangunan Jawa Barat Tahun 2027
Kebijakan WFH satu hari dalam sepekan ini mulai berlaku pada 1 April 2026. Penerapan bekerja dari rumah bagi ASN bertujuan mentransformasikan budaya kerja dan menghemat energi. (Reza/HR-Online/Editor-Ndu)

1 day ago
13

















































