Workshop Metodologi Pembelajaran MDT FKDT Pamarican Digelar, Andang Irpan Paparkan Komitmen Pemkab Ciamis

1 week ago 28

harapanrakyat.com,- Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Pamarican menggelar Workshop Metodologi Pembelajaran Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) pada Minggu (18/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang merupakan perwakilan dari MDT se-Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Baca Juga: Keren, Empat Sekolah di Ciamis Sabet Penghargaan Bergengsi Adiwiyata dari Nasional dan Mandiri

Dalam Workshop Metodologi Pembelajaran MDT tersebut, Andang Irpan Sahara, S.Ag., S.H., M.H. hadir sebagai narasumber. Andang yang juga Sekretaris Komisi D DPRD Ciamis menyampaikan materi terkait kebijakan, strategi, serta program pembangunan bidang keagamaan di Kabupaten Ciamis.

Kata Andang Irpan di Workshop Metodologi Pembelajaran MDT FKDT Pamarican

Andang Irpan menjelaskan, bahwa secara normatif Kabupaten Ciamis telah memiliki Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dalam dokumen perencanaan tersebut, di bawah kepemimpinan Bupati Herdiat Sunarya, Pemkab Ciamis berkomitmen untuk terus meningkatkan pembangunan di bidang agama dan keagamaan.

“Terkait pendidikan diniyah, Ciamis sudah memiliki Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati. Peraturan tersebut secara khusus mengatur penyelenggaraan pendidikan diniyah,” ujar Andang Irpan.

Ia juga menegaskan, bahwa penguatan pendidikan agama serta pembinaan kegiatan keagamaan menjadi salah satu program unggulan Bupati Ciamis.

Sementara menjawab pertanyaan peserta mengenai anggaran pendidikan, Andang menyampaikan, bahwa setiap tahun Pemkab Ciamis melalui APBD selalu mengalokasikan anggaran untuk Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) serta insentif bagi guru diniyah dan guru TKA-TPA. Adapun besaran anggaran tersebut disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Pendidikan diniyah selalu mendapatkan perhatian dan apresiasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis,” tegasnya.

Selain itu, Andang Irpan mengingatkan bahwa lahirnya Madrasah Diniyah Takmiliyah (DTA) dan TKA-TPA berangkat dari kebutuhan masyarakat dalam mewujudkan generasi Qur’ani. Gerakan TKA-TPA, menurutnya, memiliki misi utama untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an.

Baca Juga: Ribuan Guru Madrasah di Ciamis Gelar Aksi Damai di Gedung DPRD, Suarakan Kesetaraan Hak

“Kita harus fokus pada misi itu. Perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan guru diniyah adalah bonus. Yang terpenting adalah ketulusan dan keikhlasan kita untuk tidak meninggalkan generasi yang lemah dan melemahkan. Itu adalah pekerjaan mulia seorang muadib,” pungkas Andang. (Jujang/Editor: Jujang)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |