AHY Ungkap Rencana Operasi Modifikasi Cuaca Lewat Teknologi Drone demi Hadapi El Nino

1 day ago 22

harapanrakyat.com,- Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna memitigasi dampak fenomena El Nino yang bertepatan dengan musim kemarau.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pemerintah akan terus meningkatan efektivitas hujan buatan melalui pemanfaatan teknologi terkini.

Baca Juga: Strategi Mitigasi Kekeringan 2026, Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Petani

Pernyataan tersebut disampaikan AHY setelah menghadiri rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (28/7/2026).

Operasi Modifikasi Cuaca, Inovasi Teknologi dari Konvensional ke Drone

Salah satu poin utama dalam penguatan OMC adalah transformasi metodologi. AHY menjelaskan, pemerintah berencana beralih dari cara-cara konvensional menuju penggunaan perangkat yang lebih modern.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Kekeringan Ekstrem Juli 2026: 73 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau

“Kedepan, dengan perkembangan teknologi seperti penggunaan drone dan perangkat pendukung lainnya, kami harap dapat meningkatkan efisiensi. Sekaligus juga efektivitas dari operasi modifikasi cuaca,” ujar AHY.

Penggunaan teknologi canggih ini didiskusikan untuk memastikan setiap operasi memberikan hasil maksimal dalam menjaga kondisi cuaca.

Mitigasi Karhutla dan Ketahanan Air

Lebih lanjut AHY mengatakan, selain untuk memicu hujan di daerah kering, operasi modifikasi cuaca ini memiliki misi ganda yang sangat krusial bagi infrastruktur nasional.

Baca Juga: BNPB Antisipasi Dampak El Nino di Indonesia

Operasi Modifikasi Cuaca diarahkan untuk memadamkan titik-titik api (hotspot) guna mencegah kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, pemerintah juga fokus menjaga debit air di berbagai bendungan, waduk, hingga danau agar tetap dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah tidak hanya bekerja secara reaktif, tetapi juga proaktif melalui simulasi dan proyeksi cuaca untuk beberapa bulan kedepan. Strategi ini akan dilaksanakan melalui kolaborasi erat antar berbagai pemangku kepentingan (stakeholders). Hal ini untuk memastikan kesiapan nasional menghadapi ancaman kekeringan akibat El Nino,” jelasnya. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |